Kalau Ban Mobil sudah Begini, Segera Lakukan Spooring dan Balancing

Ditulis oleh : Hizkia Oloan Panjaitan

26 November 2019

Kalau Ban Mobil sudah Begini, Segera Lakukan Spooring dan Balancing

momobil.id – Pengemudi mobil mungkin pernah merasakan ada hal yang janggal ketika sedang mengendarai mobil, seperti ban berbelok sendiri ke kanan atau ke kiri, terutama ketika sedang melaju di jalanan yang lurus. Jika sudah merasakan hal tersebut, pemilik mobil sebaiknya segera mencari bengkel terdekat yang menyediakan layanan spooring dan balancing.

Hal ini merupakan salah satu tanda kalau terdapat masalah pada kaki-kaki mobil. Karena itu, disarankan untuk memeriksa secara rutin kaki-kaki mobil setiap tiga bulan sekali. Ketika kaki-kaki mobil sudah tidak responsif, segera lakukan spooring dan balancing di bengkel terdekat atau bengkel langganan. Spooring merupakan proses penyesuaian pada mobil untuk meluruskan kembali seluruh roda mobil seperti settingan pabrik. Ada beberapa tanda yang dapat dijadikan acuan sebelum melakukan spooring dan balancing. Berikut ini beberapa hal yang bisa dijadikan patokan ketika mobil sudah membutuhkan spooring dan balancing.

  • Mobil akan terasa bergetar pada kecepatan tertentu. Gejala ini akan terasa pada saat melaju di atas kecepatan 60 km/jam.
  • Mobil biasanya berjalan seperti miring. Hal ini terjadi karena roda depan sudah berubah sudutnya seiring pemakaian.
  • Selain pemakaian, kondisi ban yang sudah mulai aus atau botak akan memberikan efek lurus tidaknya kemudi stir.
  • Pada permukaan ban sudah tidak lagi rata, baik pada salah satu maupun kedua ban.
  • Ban pada bagian belakang tidak sejajar lurus dengan bagian belakang.
  • Stir mobil lebih condong ke satu sisi saja (misalnya stir mobil miring ke kiri), hal ini bisa diketahui saat mengendarai mobil dan akan terasa arah stir condong ke satu sisi. Hal tersebut mengindikasikan bahwa ban mobil tidak berada pada posisi yang seharusnya.
  • Roda ada yang miring, hal ini bisa dirasakan pada saat parkir mobil meskipun di tempat yang datar serta lurus.
  • Stir mobil lebih berat dan sulit untuk dikendalikan.

Setelah membahas spooring, saatnya membahas soal Balancing. Apa sih balancing itu? Balancing merupakan proses untuk menyamakan berat dari seluruh roda pada mobil. Ini dilakukan dengan menambahkan besi kecil, atau timah ke bagian velg supaya berat dari ban sama rata. Besi atau timah ini diletakkan pada bagian luar atau dalam dari velg.

Sumber gambar: Indiamart

Pengguna dapat melakukan balancing pada mobil ketika mengganti ban baru. Selain itu, pada saat mengganti velg mobil, Anda pun dapat melakukan balancing. Biasanya sebagian orang melakukan balancing secara berkala di setiap 20 ribu kilometer atau setiap satu tahun sekali. Semua tergantung pemakaian. Jika jalur yang dilewati sehari- hari merupakan jalanan rusak, maka sudut pada roda dan keawetan kaki-kaki tentu akan berbeda dibandingkan mobil yang selalu melaju di jalan aspal mulus.

Sebelum Anda melakukan spooring dan balancing, ada baiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu pada bagian kaki-kaki mobil. Cek bagian komponen kaki-kaki seperti bushing arm, tierod, long tierod, suspense, karet support shockbreaker, link stabilizer dan beberapa komponen lainnya. Karena percuma saja melakukan spooring jika kondisi kaki-kakinya sudah rusak. Hal tersebut akan membuat spooring yang dilakukan tidak akan optimal. Ada baiknya melakukan spooring usai mengganti komponen kaki-kaki. Sehingga spooring yang akan dilakukan ini akan jauh lebih maksimal.

Sumber gambar: TireReview

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas