Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Masalah pada Tangki BBM, Cek Sebelum Terlambat

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 15 June 2020

Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Masalah pada Tangki BBM, Cek Sebelum Terlambat

momobil.id – Salah satu daya tarik utama membeli mobil bekas adalah harganya yang lebih murah ketimbang membeli mobil baru. Meski begitu, opsi ini juga memiliki kekurangan lantaran prima atau tidaknya kondisi mobil tergantung dari perawatan yang dilakukan pemilik sebelumnya. Contoh masalah yang bisa terjadi ketika memilih mobil bekas adalah pada bagian tangki bahan bakar alias tangki BBM.

Masalah pada tangki bahan bakar bisa terjadi seiring usia pemakaian mobil. Karena itu, ketika membeli mobil bekas, coba cek pemakaian dari pemilik sebelumnya. Apakah sering membiarkan tangki bahan bakar dalam keadaan nyaris kosong, dan apakah kualitas bahan bakar yang diisi sesuai dengan standar minimum yang dibutuhkan mobil tersebut.

Hal ini perlu diketahui karena kebiasaan-kebiasaan tersebut akan berpengaruh pada kondisi tangki bahan bakar. Seperti dilansir Otoseken, berikut masalah yang bisa timbul pada tangki bahan bakar mobil.

Baca juga: Ini Penyebab Shockbreaker Mobil Cepat Rusak, Nomor Dua Paling Sering Terjadi

Endapan sulfur

Hal ini biasanya lebih sering terjadi pada tangki bahan bakar mobil diesel yang memakai bahan bakar diesel berkualitas rendah dan mengandung kadar sulfur yang tinggi.

Endapan kotoran

Hampir sama seperti penyebab di atas, endapan kotoran muncul pada mobil berbahan bakar bensin yang memakai BBM tak sesuai standar minimum. Kualitas BBM yang rendah seringkali menjadi penyebab masuknya kotoran yang pada akhirnya mengendap pada dasar tangki.

Jika endapan kotoran sampai terisap oleh pompa bahan bakar, maka dapat menyebabkan terganggunya proses pemompaan bahan bakar atau bahkan sampai merusak pompa tersebut.

Endapan air

Air dapat muncul di dalam tangki akibat proses kondensasi atau pengembunan uap air dari udara. Tangki bahan bakar yang tidak terisi penuh akan menyebabkan terbentuknya ruang yang mengizinkan terjadinya proses kondensasi. Air akan turun dan mengendap di dasar tangki bahan bakar dan lama-kelamaan dapat menimbulkan korosi pada dinding tangki.

Korosi

Kotoran yang mengendap ditambah adanya air yang turun akibat proses kondensasi, lama kelamaan akan menimbulkan korosi atau karat pada tangki bahan bakar berbahan besi. Jika karat terus dibiarkan dalam waktu lama, maka bisa menyebabkan kebocoran.


Kembali ke atas