Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebab AC Mobil Kurang Dingin

Ditulis oleh : Farah Diba Agustine | 11 July 2020

Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebab AC Mobil Kurang Dingin

momobil.id – Saat cuaca sedang panas-panasnya, AC mobil menjadi salah satu andalan ketika sedang berkendara menempuh perjalanan. Namun ternyata, tidak semua pengemudi menyalakan AC mobil dengan benar. Berniat mendinginkan udara dalam mobil, tetapi karena cara yang salah, AC mobil malah kurang dingin atau tak terasa dingin sama sekali.

Kesalahan pertama yang paling sering dilakukan pengemudi yang menyebabkan AC mobil kurang dingin yakni ketika hendak menyalakan AC itu sendiri. Cara yang salah adalah langsung mengaturnya ke suhu paling dingin sesaat setelah memasuki mobil. Sebenarnya pengemudi hanya mengalirkan udara panas di dalam mobil dengan cara ini.

Untuk mendinginkan mobil dengan cepat, pengemudi harus membuka pintu dan kaca terlebih dahulu selama sekitar satu menit dan menunggu semua sistem mobil terhubung. Setelah satu menit, tutup pintu dan kaca, kemudian baru nyalakan AC pada suhu paling dingin.

Jika ingin tersebar merata ke selurh kabin, pengemudi dapat mengarahkan kisi-kisi AC ke bagian atap ketimbang langsung ke arah pengendara. Jika mobil sudah memiliki pengaturan AC secara otomatis, fitur ini dapat digunakan. Dengan sistem Auto, kabin akan tetap terasa dingin dan sirkulasi udara luar akan terus berlangsung sehingga kaca tidak berembun.

Adapun agar kinerja AC tetap optimal, pemilik mobil juga sebaiknya menjaga kebersihan kabin mobil. Karena kotoran dan debu yang menempel pada jok mobil bisa masuk ke dalam saluran AC mobil. Hal itu akan mengganggu kebersihan dan akhirnya merusak kondisi AC mobil. Hal lain yang perlu diperhatikan, jangan membuka jendela ketika AC mobil menyala.

Pasalnya, ketika jendela dibuka saat AC mobil menyala, udara diluar akan masuk dan menyebabkan kotoran ikut masuk ke kabin. Kotoran ini akan bersarang di komponen filter kabin dan akan mempengaruhi pekerjaan pendingin udara. Pada akhirnya, AC tidak menghasilkan udara segar dan tidak dingin.

kotoran dan debu yang menempel pada jok mobil bisa masuk ke dalam saluran AC mobil. Hal itu akan mengganggu kebersihan dan akhirnya merusak kondisi AC mobil. Hal lain yang perlu diperhatikan, jangan membuka jendela ketika AC mobil menyala. Pasalnya, ketika jendela dibuka saat AC mobil menyala, udara diluar akan masuk dan menyebabkan kotoran ikut masuk ke kabin. Kotoran ini akan bersarang di komponen filter kabin dan akan mempengaruhi pekerjaan pendingin udara. Pada akhirnya, AC tidak menghasilkan udara segar dan tidak dingin.

Baca juga: Perlukah Menambah Aki ketika Modifikasi Audio Mobil?

Kemudian, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah rutin membersihkan filter AC mobil. Lakukan perawatan dengan melakukan perawatan di bengkel yang aman dan terpercaya. Jika direkomendasikan untuk menggantinya, sebaiknya filter AC langsung diganti. Umumnya mengganti filter kabin setiap enam bulan sehingga kinerja pendingin udara tetap optimal

Sumber gambar: yourmechanic.com



Kembali ke atas