Kenaikan Pajak Bahan Bakar 10%, Bagaimana Nasib Harga BBM?

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 29 January 2024

Kenaikan Pajak Bahan Bakar 10%, Bagaimana Nasib Harga BBM?

momobil.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menaikkan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB). Kenaikan pajak bahan bakar tersebut sesuai ditetapkan dalam Peraturan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 yang baru saja diresmikan.

Berdasarkan aturan yang berlaku, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) merupakan pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor dan alat berat. Objek PBBKB merupakan penyerahan bahan bakar dari penyalur kepada konsumen. Pemungutan pajak sendiri dilakukan oleh produsen atau importir umum bahan bakar kepada pihak penyalur.

Kenaikan pajak bahan bakar kendaraan bermotor tertulis dalam pasal 24 Perda No.1 Tahun 2024. Dalam pasal tersebut, tarif PBBKB yang semula 5% kini ditetapkan sebesar 10%. Khusus tarif PBBKB untuk bahan bakar kendaraan umum ditetapkan sebesar 50% dari tarif PBBKB kendaraan pribadi.

Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 sudah ditanda tangani oleh PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada 5 Januari 2024 dan berlaku mulai tanggal yang sama.

Baca Juga: Resmi Turun! Cek Harga BBM per 1 Januari 2024

Pengaruh Naiknya Pajak Bahan Bakar terhadap Harga BBM

Naiknya PBBKB tentu berkaitan dengan harga BBM di DKI Jakarta. Saleh Abdurrahman selaku Anggota Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas BUMI (BPH) mengatakan bahwa PBBKB yang lebih besar akan berdampak terhadap harga jual eceran BBM, khususnya harga BBM nonsubsidi.

“Karena pajak itu komponen pembentuk harga jual eceran BBM non-subsidi, maka jika dari 5% naik jadi 10% tentu ada dampaknya terhadap harga jual eceran BBM nonsubsidi,” ujar Saleh, dilansir dari detikFinance.

Harga BBM setiap daerah tentunya berbeda-beda, tergantung dari jumlah pajak yang ditetapkan oleh masing-masing daerah. Menurut Saleh, kenaikan dari harga BBM ini tidak akan berpengaruh terhadap keputusan konsumen memilih BBM nonsubsidi. Konsumen selama ini sudah banyak yang memilih menggunakan BBM ramah lingkungan.

mobil terkait

Rp 198.000.000

Individu

ROKAN HULU

Rp 236.000.000

Individu

PEKANBARU

Rp 158.000.000

Individu

BANYUASIN

Rp 175.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 285.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 370.000.000

Individu

MAGELANG


Kembali ke atas