Kenali Aturan dan Etika Menggunakan Lampu Jauh Mobil

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 24 October 2023

Kenali Aturan dan Etika Menggunakan Lampu Jauh Mobil

momobil.id – Mobil memiliki beberapa jenis lampu depan, diantaranya lampu kota, lampu senja, lampu pendek, lampu jauh, dan lampu sein. Ketika melewati kondisi jalan yang gelap atau cuaca buruk, pengemudi menggunakan lampu jauh. Meskipun demikian, seringkali beberapa pengemudi belum mengenal etika menggunakan lampu jauh. Agar berkendara lebih nyaman dan aman, ketahui beberapa aturan penggunaan lampu jauh di bawah ini!

Fungsi Lampu Jauh atau Lampu Dim

Lampu jauh atau lampu dim memiliki fungsi yang cukup penting pada mobil. Berikut fungsinya!

  • Menerangi ketika berkendara di jalan dengan kondisi berkabut, atau cuaca buruk.
  • Kode atau isyarat saat hendak menyalip atau berbelok.
  • Meningkatkan visibilitas ketika berkendara di jalanan yang gelap dan tidak ada penerangan.
  • Pencahayaan jarak jauh.
  • Kemanan dalam kondisi gelap.

Aturan dan Etika Menggunakan Lampu Jauh

Meskipun memiliki fungsi yang penting, penggunaan lampu jauh perlu diperhatikan oleh pengemudi. Lampu jauh yang digunakan secara terus menerus dapat mengganggu visibilitas pengemudi lain. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui etika menggunakan lampu jauh yang benar.

1. Gunakan Ketika Jalanan Sepi dan Gelap

Lampu jauh atau lampu dim digunakan ketika kondisi jalanan sedang sepi dan gelap, baik pengemudi berjalan satu arah atau dari arah berlawanan. Penggunaan lampu jauh dalam kondisi gelap dapat membantu visibilitas pengemudi lebih jelas dan terhindar dari bahaya ketika berkendara di malam hari. Apabila ada pengemudi lain di depan, maka matikan lampu jauh mobil.

2. Matikan Lampu Jauh saat Ada Mobil di Posisi Berlawanan

Salah satu tujuan utama mengenal etika menyalakan lampu jauh ketika berkendara agar tidak mengganggu kenyamanan pengemudi lain. Ketika berpapasan dengan pengemudi lain dari arah berlawanan, matikan lampu jauh mobil.

Lampu jauh yang dinyalakan dapat menyorot kendaraan lain dari posisi berlawanan, sehingga pengemudi lain akan merasa silau dan visibilitasnya terganggu. Hal ini tentunya dapat membahayakan pengemudi lain dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

3. Lampu Jauh Digunakan Ketika Memberi Isyarat

Lampu jauh bisa digunakan untuk memberikan tanda ketika berpapasan dengan kendaraan lain. Apabila bertemu dengan pengguna jalan yang menggunakan lampu jauh secara terus menerus, pengemudi bisa menggunakan lampu dim dengan cara memberikan kedipan lampu beberapa saat. Hal ini ditujukan agar pengguna jalan lainnya mengganti lampu yang digunakan menjadi lampu dekat.

4. Gunakan Lampu Jauh dalam Kondisi Cuaca Buruk atau Berkabut

Dalam kondisi cuaca buruk atau berkabut, penglihatan dan visibilitas pengemudi tentu akan terbatas. Pada umumnya, pengemudi tidak disarankan untuk mengendarai kendaraannya ketika dalam kondisi cuaca buruk atau berkabut. Jika dalam kondisi mendesak, lampu jauh dapat membantu menerangi jalanan sehingga visibilitas menjadi lebih jelas. Pengemudi juga disarankan untuk mengendarai mobil dalam kecepatan rendah agar lebih berhati-hati.

5. Pengaturan Lampu Jauh

Sebelum menggunakan lampu jauh, pastikan mengatur arah sorotan dengan benar. Atur sorotan agar tidak terlali tinggi dan tidak menyilaukan pengendara lain. Pengaturan lampu jauh yang tepat tentunya dapat membantu visibilitas pengemudi lebih baik tanpa mengganggu pengemudi lain.

6. Nyalakan Lampu Jauh saat Berada di Tikungan

Saat berada di tikungan yang tajam dengan penerangan minim, pengemudi disarankan untuk menyalakan lampu jauh. Hal ini dilakukan untuk memberikan tanda adanya kendaraan bagi pengemudi lain yang melintas dari arah berlawanan. Selain itu, berikan pula klakson agar pengemudi lain lebih berhati-hati ketika melintas.

Setelah selesai melewati tikungan, segera matikan lampu jauh agar tidak mengganggu visibilitas kendaraan lain. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Baca Juga: Ketika Mengemudi saat Malam Hari, Perhatikan Hal Berikut

Cara Menghadapi Pengemudi yang Menggunakan Lampu Dim

1. Hindari Menyilaukan Balik Kendaraan

Ketika berpapasan dengan pengendara yang menggunakan lampu jauh dari arah berlawanan, hindari menyilaukan balik. Pengemudi perlu mengalihkan pandangan dari lampu jauh ke sisi jalan yang lebih aman.

2. Memberikan Isyarat untuk Mematikan Lampu Jauh

Pengemudi bisa memperingati kendaraan lain yang lewat menggunakan lampu jauh dengan mengedipkan lampu beberapa saat. Hal ini bermaksud memberikan kode untuk mengganti lampu jauh ke lampu dekat.

2. Berpindah Lajur

Apabila pengemudi memiliki etika berkendara, maka lampu jauh akan dimatikan setelah diberikan isyarat. Jika isyarat dihiraukan, maka pengemudi disarankan untuk berpindah lajur ke sebelah kiri. Hal ini dilakukan untuk mempersilahkan mobil tersebut mendahului.

3. Menggunakan Cermin RVM

Salah satu cara untuk menghindari sorotan lampu jauh dari pengendara lain adalah dengan menggunakan cermin RVM (Rear-View Mirror). Pemilik mobil bisa mengatur cermin RVM untuk mengurangi sorotan cahaya lampu jauh dari pengendara lain.

4. Mengurangi Kecepatan

Apabila sorotan lampu jauh dari kendaraan lain cukup mengganggu, kurangi kecepatan mobil. Hal ini dilakukan agar memberikan pengemudi banyak waktu untuk merespon situasi yang akan muncul di depan.

mobil terkait

Rp 177.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 277.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 137.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 168.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 120.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 90.000.000

Individu

JEMBER


Kembali ke atas