Kenali Cara Berpindah Lajur yang Baik dan Benar Menurut Pakar Safety

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 30 May 2020

Kenali Cara Berpindah Lajur yang Baik dan Benar Menurut Pakar Safety

momobil.id – Berkendara di jalan ramai tentunya merupakan suatu tantangan bagi para pengemudi. Tantangan besar adalah ketika pengemudi harus berpindah lajur. Apalagi ketika jalur yang diincar sudah diisi oleh pengguna jalur lainnya. Jika pengemudi tidak bisa mengontrol emosi dan kesabaran, tentunya hal ini menjadi suatu masalah dan bisa saja terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, pengemudi dituntut untuk menguji keterampilan berkendara dan kesabaran ketika berpindah jalur di jalan yang ramai. Berpindah lajur dengan baik tentunya memiliki tips dan cara tertentu.

Untuk berpindah lajur dengan baik dan benar sesuai etika, Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) memberikan beberapa tips. Kunci dari berpindah lajur dengan aman adalah etika. Menurut Sony, berpindah jalur di jalan tol cukup mudah.

“Kalau pindah lajur untuk memasuki atau meninggalkan jalan tol sih mudah, tinggal mengikuti kecepatan minimal ruas jalan tol yang mau dimasuki atau ditinggalkan,” ujar Sony dilansir dari GridOto.com. 

Perpindahan lajur di tol masih lebih mudah dibandingkan dengan jalan raya. Tidak ada peraturan khusus untuk berpindah di jalur umum, namun salah satu kunci paling penting adalah etika. Dalam memindahkan lajur mobil di jalan raya biasa yang ramai, pengemudi wajib menyalakan lampu sein sesuai arah yang ingin dituju. Lampu sein merupakan tanda minta izin kepada pengguna jalan. Boleh atau tidaknya kita menggunakan jalur tersebut tergantung dari kendaraan di belakang. Pengemudi tetap harus melihat ke kanan, kiri, dan belakang ketika ingin berpindah jalur. Dalam hal ini, sikap toleransi penting bagi pengemudi dan pengguna jalan. Sebisa mungkin pengemudi memberikan kesempatan bagi pengendara lain untuk memasuki lajur.

Baca Juga : Kenali Kebiasaan Buruk yang Dapat Membuat Mesin Mobil Cepat Rusak

Selagi menyalakan lampu sein, pengemudi juga harus memperhatikan kondisi sekitar melalui kaca spion. Ada cara untuk memperhatikan kendaraan di belakang lewat kaca spion agar lebih aman untuk berpindah lajur. Ketika mobil di belakang terlihat kecil, maka jarak untuk berpindah jalur aman. Apabila mobil di samping belakang hanya terlihat sebagian, maka jarak mobil belakang sudah terlalu dekat.



Kembali ke atas