Kenali Cara Mengisi Freon AC Mobil dengan Benar

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 7 June 2020

Kenali Cara Mengisi Freon AC Mobil dengan Benar

momobil.id – Semua orang pastinya ingin mobilnya nyaman untuk dikendarai. Salah satu komponen utama yang membuat penumpang atau pengemudi merasa nyaman berkendara adalah AC mobil. Komponen AC pada mobil harus diperhatikan agar AC tetap dingin dan membuat nyaman para pengumpang. Salah satu komponen yang membuat dingin AC mobil adalah freon. Pengisian freon pada mobil harus diperhatikan. Apabila pengisian freon tidak benar, maka AC mobil menjadi tidak dingin. Untuk pengisian freon sendiri bisa dilakukan dengan ahli, namun membutuhkan biaya yang lebih. Untuk mengisi freon AC, pemilik mobil dapat mengisinya sendiri. Berikut adalah tips mengisi freon AC.

  1. Memasangkan kabel yang terdapat pada manifold gauge ke portnya masing-masing. Pasangkan warna kuning yang ada di tengah ke tabung freon. Kemudian pasangkan kabel warna biru ke Low Pressure Pentil. Setelah itu pasangkan kabel warna merah ke High Pressure Pentil. Setelah memasangkan semua kabel, Pastikan semua valve tertutup dengan rapat sebelum memulai pengisian.
  2. Buka sedikit valve pada tabung, longgarkan sedikit mur pada selang kuning yang menempel ke manifold gauge. Ini berfungsi agar udara yang masih ada pada selang kuning keluar. Kemudian tunggu selama 4 detik hingga terdengar bunyi mendesis.
  3. Tutup kembali valve pada tabung dan mur pada selang kuning tadi dengan rapat.
  4. Setelah menutup valve, bukalah jendela mobil. Nyalakan mesin dan AC pada settingan yang paling dingin sambil membuka jendela mobil.
  5. Setel mesin hingga running-nya mencapai 1100 sampai 1500 rpm.
  6. Buka kedua valve pada manifold gauge, kabel warna merah dan biru, hingga terbaca penunjuknya. Idealnya maksimum 40 PSI pada tekanan rendah dan maksimum 225 PSI pada tekanan tinggi. Jika kurang, berarti freon harus ditambah.
  7. Tutup kembali semua valve, lalu buka sedikit valve yang ada pada tabung.
  8. Mulai pengisian freon dengan membuka valve berwarna biru pada low pressure. Tunggu beberapa saat hingga penunjukan naik hingga terbaca 35-40 PSI.
  9. Dalam kondisi mesin yang menyala, tutup valve low dan valve tabung.
  10. Buka kembali valve low, sekaligus valve high berwarna merah. Tunggu beberapa saat hingga penunjukan pada high pressure terbaca 200 PSI.
  11. Jika belum tercapai batas maksimum tersebut, tutup kembali semua valve, dan ulang langkah pembukaan valve low dan high tersebut hingga batas maksimum tercapai. Jika sudah dilakukan pengulangan berkali-kali tetapi tidak terjadi pembacaan low dan high yang sesuai, berarti ada sistem yang tidak bekerja sempurna.

Baca Juga : Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Kerusakan Pada Central Lock Mobil


Kembali ke atas