30 Mei 2023, 15:17 WIB
Ditulis oleh Adrian Tirta Kusuma

momobil.id – Salah satu hal yang wajib diperhatikan ketika memiliki mobil listrik adalah cara pengisian baterai. Agar baterai mobil listrik tetap awet, berikut merupakan cara dan tips mengisi daya baterai mobil listrik yang benar.
Mobil listrik memiliki dua tipe mekanisme pengisian daya, yaitu off-charge dan on-charge. Sebelum mengisi daya mobil listrik, ada baiknya untuk mengenal kedua istilah tersebut.
Off-board Charger
Pengisian daya tipe off-board charger menggunakan pengisi daya (charger) eksternal atau terlepas dari mobil. Untuk keperluan pengisian daya mobil, tipe pengisian daya ini memerlukan charger dari luar. Pengisian daya jenis ini memiliki jenis arus listrik searah atau DC.
On-board Charger
Berbeda dengan off-board charger, mobil listrik dengan tipe pengisi daya on-board charger memiliki pengisi ulang daya (charger) yang terpasang pada mobil. Charger menjadi komponen pada sistem mobil listrik.
Tipe charger ini menggunakan arus bolak-balik atau AC. Pengisian daya pada tipe on-board menganti arus bolak-balik menjadi arus searah agar listrik dapat masuk ke dalam baterai.
Pengisian daya mobil listrik dapat dilakukan di dua tempat, yaitu SPKLU atau rumah. Berikut cara mengisi daya baterai mobil listrik dengan tepat.
Berikut ini merupakan cara yang bisa dilakukan ketika pengisian daya baterai mobil listrik di SPKLU
Pada umumnya, SPKLU menyediakan pengisian daya cepat atau quick charging. Dikenal juga sebagai fast charging, pengisian daya quick charging menggunakan daya listrik berkisar antara 20 kW dan 150 kW.
Selain itu, pengisian daya di SPKLU biasanya dikenakan biaya sebesar Rp2.686 per kWh.
Secara teknis, pengisian daya di rumah tidak jauh berbeda dengan SPKLU. Pemilik mobil tinggal mencolok Nozzle pengisian daya baterai ke mobil. Kemudian tunggu hingga baterai mobil listrik terisi hingga penuh.
Perlu diketahui, pengisian daya baterai di rumah biasanya memakan waktu yang lebih lama ketimbang di SPKLU. Pada umumnya, pengisian daya baterai mobil di rumah memakan waktu 8 jam hingga 17 jam hingga penuh. Sementara pengisian daya di SPKLU membutuhkan waktu 1 hingga 3 jam. Meskipun demikian, biaya yang dikeluarkan juga lebih murah, yakni sekitar Rp1.444 per kWh.
Baterai pada mobil listrik merupakan komponen yang wajib diperhatikan. Oleh karena itu, pemilik mobil listrik perlu memperhatikan perawatan baterai, khususnya saat mengisi daya.
Dilansir dari Kompas.com, Head of E-Mobility Electrification ABB, Reza Andy mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik mobil listrik saat hendak mengisi daya baterai kendaraannya.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memastikan pemasangan pengisi daya sesuai dengan prosedur. Pasangkan MCB (Miniature Circuit Breaker) dan RCB (Residual Current Breaker) untuk menghindari kebocoran arus listrik, sehingga charger tidak rusak.
Pemilik mobil listrik juga perlu membaca buku panduan pengisian daya, karena setiap mobil memiliki prosedur pengisian daya yang berbeda.
Mobil Baru
Mobil Bekas
Tukar Tambah
Test Drive
Simulasi Kredit