Kenali Dulu Tipe Air Suspension Sebelum Modifikasi Mobil Menjadi Ceper

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 14 July 2020

Kenali Dulu Tipe Air Suspension Sebelum Modifikasi Mobil Menjadi Ceper

momobil.id – Ada berbagai cara untuk membuat mobil tampak menjadi lebih ceper. Salah satunya dengan memotong pegas bawaan mobil. Bisa juga mengganti pegas custom copotan dari mobil lain yang memang sudah lebih dulu dimodifikasi, mengganti suspensi dengan sport kit suspension, atau menggunakan air suspension alias suspensi udara.

Air suspension sendiri merupakan sebuah suspensi udara untuk memodifikasi mobil dengan menggunakan pegas yang sering disebut aliran modifikasi static. Dengan menggunakan air suspension, pengguna dapat mengatur tinggi rendah mobil secara computerize atau juga bisa juga secara manual.

Cara kerja dari air suspension memanfaatkan kompresor udara yang kinerjanya dibantu dengan tenaga mesin. Kompresor tersebut menyuplai udara ke tabung penyimpanan. Nah, udara yang disimpan di tabung penyimpanan dimasukkan ke dalam kantong udara yang berada pada kaki-kaki melalui katup solenoid. Katup solenoid ini menjadi pintu antara udara yang ada pada tabung penyimpanan dan kantong udara.

Kantong udara inilah yang bekerja layaknya shock absorber yang dapat bergerak naik turun, namun didesain secara efisien yakni lebih rapat lagi karena berisi udara yang mempunyai tekanan dan mampu meredam guncangan pada saat mobil berada di atas aspal, baik itu di jalan mulus maupun bergelombang. Air suspension sendiri memiliki beberapa tipe yakni:

Tipe silinder

Pada tipe silinder, pegas dan shock absorber menjadi satu bagian. Kelebihan tipe ini tidak memakan tempat dan paling cocok diaplikasikan pada mobil-mobil ringan seperti mobil sport.

Tipe bag

Suspensi tipe ini mempunyai kantong udara seperti balon. Suspensi ini lebih empuk, sehingga memberikan kenyamanan saat berkendara. Dari segi dimensi, suspensi ini memang memerlukan ruang yang lebih luas untuk ditempatkan di mobil. Mobil yang mengaplikasikan suspensi ini adalah truk dan bus.

Baca juga: DFSK Glory i-Auto Tawarkan Sederet Fitur Kekinian di Rentang Harga Rp300 Jutaan

Selain jenis shock dan balon udaranya, air suspension juga bisa digerakan dalam dua cara. Pertama secara manual yakni angin pada kompresor dibuang dengan menggunakan switch yang diputar atau ditekan secara manual. Kedua bisa menggunakan digital. Dari situ bisa ditingkatkan menggunakan remote, wireless, dan terakhir juga bisa menggunakan software untuk sistem operasi Android atau iOS guna mengatur tekanan udara pada balon suspensi.

Sumber gambar: Shutterstock



Kembali ke atas