Mobil Bolak Balik Masuk Bengkel? Mungkin Ini Penyebabnya

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 2 May 2020

Mobil Bolak Balik Masuk Bengkel? Mungkin Ini Penyebabnya

momobil.id – Ketika mobil menjadi sering jajan alias bolak balik masuk bengkel, pemilik kendaraan perlu memperhatikan faktor apa saja yang menjadi penyebab mobil cepat masuk bengkel sehingga membuat pengeluaran membengkak.

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab mobil cepat masuk bengkel mulai dari kebiasaan mengemudi hingga tak teratur melakukan perawatan berkala sesuai anjuran yang disarankan pabrikan. Berikut beberapa hal yang bisa menjadi penyebab mobil cepat masuk bengkel.

Baca juga: Mudahnya Membersihkan Door Trim Mobil, Cukup Pakai Alat Ini

Jarang service berkala

Setiap pabrikan mobil telah memberikan buku manual sebagai panduan bagi konsumen untuk melakukan perawatan berkala. Namun beberapa orang ada yang mengabaikan hal ini hanya karena malas pergi ke bengkel. Alasannya beragam, seperti faktor biaya atau memang sekedar malas membawa mobilnya melakukan service berkala.

Padahal, berbagai komponen di mobil juga memiliki usia pakai yang harus diganti jika sudah mencapai waktunya. Jika terus dipaksakan, maka hal ini tentu akan berpengaruh pada menurunnya performa mobil karena penggunaan komponen yang sudah tak laik pakai.

Mengabaikan lampu indikator

Ketika ada sesuatu yang tidak beres, sistem mobil akan memberitahu pengguna lewat panel multi information display (MID). Tanda ada sesuatu yang tidak beres yakni menyalanya lampu indikator di MID, seperti lampu check engine, aki, maupun oli.

Jika melihat ada lampu indikator yang menyala saat sedang berkendara, sebaiknya segera periksakan mobil ke bengkel. Karena jika terus ditunda, dikhawatirkan kerusakan yang sedang dialami akan semakin parah dan membuat biaya perbaikan menjadi tinggi.

Gaya mengemudi

Hal ini juga cukup berpengaruh pada keawetan komponen mobil. Gaya mengemudi yang kasar seperti terburu-buru melakukan perpindahan gigi, sering melakukan rem mendadak, atau sering menahan kopling ketika macet tentu lama kelamaan akan berdampak pada performa mobil. Misalnya, terlalu sering menahan kopling ketika macet pada mobil transmisi manual akan membuat kampas kopling cepat habis.

Tidak mematikan lampu

Sebelum keluar dari mobil, pastikan lampu mobil telah dimatikan seluruhnya. Pasalnya, jika lampu terus menyala saat mesin sudah mati, maka energi cadangan aki akan tersedot ke lampu. Lama kelamaan, energi aki akan habis dan mesin mobil menjadi tak bisa dinyalakan.



Kembali ke atas