Kenali Penyebab dari Pedal Kopling Manual yang Berat

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 9 September 2022

Kenali Penyebab dari Pedal Kopling Manual yang Berat

momobil.id – Mobil bertransmisi manual memiliki 3 pedal, yaitu pedal gas, rem, dan kopling. Namun, seringkali pedal kopling pada mobil manual terasa berat ketika diinjak. Pedal kopling yang berat merupakan tanda adanya gangguan pada sistem transmisi mobil. Apa saja yang bisa membuat pedal kopling menjadi berat? Berikut ini adalah penyebab dari pedal kopling manual yang berat ketika diinjak.

Penyebab Pedal Kopling yang Berat

Masalah pada pedal kopling tentu terjadi jika ada penyebabnya. Berikut ini merupakan penyebab beratnya pedal kopling ketika diinjak.

1. Kerusakan pada Komponen Release Bearing

Release bearing pada kopling berfungsi untuk mendorong pegas diafragma pada cover clutch. Komponen ini menjadi aus seiring dengan pemakaian. Ketika release bearing aus, maka tekanan pegas diafragma menjadi lemah. Hal ini membuat pedal kopling terasa keras ketika diinjak.

Jika komponen release bearing rusak, maka pemilik mobil harus menggantinya dengan yang baru. Selain itu, komponen ini tidak boleh dilumasi karena dapat berpotensi transmisi selip.

2. Kabel Kopling yang Mulai Kering

Kopling pada mobil manual memiliki kabel. Biasanya kabel kopling akan keras seiring dengan pemakaian. Hal ini membuat pedal kopling sulit untuk diinjak.

Untuk menghindari hal ini, pemilik mobil bisa melumasi kabel kopling dengan menggunakan oli. Selain itu, setel kembali kabel kopling agar posisinya lebih pas saat mobil dikendarai.

3. Komponen Cover Clutch yang Usang

Cover clutch yang sudah lama dapat melemah daya tekannya. Hal ini akan mengakinatkan komponen pressure plate tidak bekerja dengan normal dan membuat pedal kopling terasa berat untuk diinjak. Bila terjadi hal demikian, segera ganti cover clutch lama dengan yang baru.

4. Pilot Bearing yang Rusak

Komponen pilot bearing berfungsi untuk menopang input shaft agar sejajar dengan sumbu tengah poros engkol. Ketika pilot bearing rusak, akibatnya perpindahan gigi akan sulit dilakukan dan pedal kopling akan menjadi keras ketika diinjak. Segera ganti pilot bearing ketika komponen ini bermasalah.

5. Kampas Kopling Menipis

Komponen kampas kopling sangat berpengaruh terhadap sistem kopling. Kampas kopling yang menipis dapat menyebabkan mobil kehilangan tenaga, hingga kopling mobil terasa berat saat diinjak. Jika komponen ini aus, maka akan timbul bau angus. Segera ganti kampas kopling ketika hal ini terjadi.

Baca Juga: Mengenal Komponen Kopling pada Mobil Manual

Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Kopling Rusak

Tidak hanya kerusakan pada bagian kopling, kebiasaan berkendara yang buruk juga bisa menyebabkan pedal kopling terasa berat. Lalu, apa saja kebiasaan yang dapat membuat masalah pada pedal kopling?

1. Menginjak Setengah Kopling

Ketika dalam keadaan macet terutama pada jalan menanjak, seringkali pengemudi menginjak setengah kopling atau menggantung kopling. Hal ini tentu dapat membuat kopling cepat aus. Pengemudi harus meminimalisir kebiasaan ini agar kopling tetap awet.

2. Terus Menerus Menginjak Kopling

Kebiasaan menginjak kopling secara terus menerus juga dapat membuat kopling rusak. Menginjak kopling secara terus menerus dapat membuat bantalan rilis dan plat kopling mudah aus.

3. Menginjak dan Melepas Kopling dengan Kasar

Kebiasaan menginjak dan melepas kopling secara kasar juga bisa membuat kopling mobil mudah rusak dan terasa berat. Saat melepaskan pedal kopling, transmisi mobil belum berpindah dan terdengar bunyi kasar pada bagian kopling. Oleh karena itu, pengemudi perlu memperhatikan keselarasan antara pedal dan perpindahan transmisi.

4. Posisi Transmisi Tidak Sesuai dengan Kecepatan Mobil

Pengemudi harus menyesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil. Posisi gigi yang tidak sesuai dengan kecepatan mobil tentu dapat merusak bagian kopling.

Solusi Pedal Kopling yang Berat

Berikut ini merupakan beberapa solusi yang bisa dilakukan ketika pedal kopling terasa berat.

  • Apabila pedal kopling terasa berat akibat kurangnya pelumasan, maka lumasi beberapa komponen kopling. Selain itu, semprotkan antikarat pada dudukan luncur melalui karet boot pada fork kopling.
  • Gunakan kopling dengan benar. Hindai menginjak setengah kopling, atau menekan kopling secara terus menerus.
  • Jika gejala pedal kopling yang berat masih berlanjut, maka gantilah satu set kopling. Meskipun membutuhkan biaya yang tidak murah, kopling akan lebih mudah ketika dioperasikan.

mobil terkait

Rp 331.100.000

Individu

Rp 309.100.000

Individu

Rp 1.605.600.000

Individu

JAKARTA

Rp 347.000.000

Individu

JAKARTA

Rp 199.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 205.000.000

Individu

JAKARTA UTARA


Kembali ke atas