Kenali Penyebab Lampu Indikator Check Engine Menyala

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 2 May 2020

Kenali Penyebab Lampu Indikator Check Engine Menyala

momobil.id – Tanda sederhana di bagian lampu indikator ini bisa membuat pemilik mobil tidak tenang. Pasalnya, jika lampu indikator check engine menyala, menandakan ada yang tidak beres di bagian mesin.

Kabar baiknya, penyebab indikator check engine menyala tak melulu masalah berat pada mesin. Ada beberapa penyebab yang membuat lampu indikator check engine menyala. Penyebab paling ringan adalah tak menutup lubang tangki bahan bakar dengan benar.

Jika tangki bahan bakar tak menutup sempurna, tekanan yang ada dalam tangki secara perlahan akan terbuang percuma. Hal tersebut ditangkap mobil sebagai kelainan pada sistem emisi gas buang sehingga menyebabkan indikator check engine menyala. Selain karena tak menutup lubang tangki dengan benar, berikut beberapa penyebab lampu indikator check engine menyala.

Baca juga: Jangan Direndam Bensin, Begini Cara Membersihkan Busi

Sensor tidak berfungsi

Mobil memiliki beberapa sensor di dalamnya seperti air flow meter, intake air temperature, sensor oksigen, sensor MAF, sensor injektor, sensor CKP, dan sebagainya. Jika ada salah satu atau beberapa sensor ini bermasalah, maka akan menyebabkan lampu check engine menyala. Jika menemukan masalah ini, maka sebaiknya segera diperbaiki. Karea jika dibiarkan, tentu akan menggangu kinerja mobil.

Bahan bakar tidak sesuai

Pada mobil injeksi, biasanya membutuhkan bahan bakar dengan nilai oktan di atas 92. Jika diisi dengan bahan bakar beroktan di bawah itu, dengan BBM oktan 88 misalnya, maka akan timbul masalah karena tidak sesuai dengan spesifikasi mesin. Penggunaan BBM yang tidak sesuai juga bisa merusak sistem sensor jika dipakai terus menerus.

Busi dan kabel

Bagian ini juga bisa menyebabkan lampu indikator mesin menyala. Agar aktivitas menggunakan mobil tak terganggu, ganti busi mobil sesuai anjuran yang ada di buku manual.

Catalytic converter

Komponen ini berfungsi untuk mengubah karbon monoksida dan senyawa lain menjadi senyawa yang aman bagi lingkungan. Jika komponen ini tak berfungsi, maka gas buang akan menjadi tidak stabil dan membuat tarikan mobil menjadi berat.



Kembali ke atas