Kenali Perbedaan Istilah All New dan Facelift pada Mobil Baru

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 11 June 2020

Kenali Perbedaan Istilah All New dan Facelift pada Mobil Baru

momobil.id – Para pecinta otomotif seringkali mendengar istilah all new dan facelift ketika ada mobil baru yang diluncurkan oleh agen pemegang merek (APM). Namun, seringkali istilah ini tidak dipahami oleh masyarakat awam. Tidak sedikit masyarakat awam yang menganggap bahwa istilah all new dan facelift mempunyai arti yang sama. Kedua istilah ini tentunya memiliki perbedaan.

Istilah all new merupakan mobil dengan model yang benar – benar baru. Mobil all new biasanya muncul dengan desain yang baru, rangka yang baru, dan kelengkapan yang bertambah dan benar-benar baru. Pengembangan mobil all new membutuhkan pengembangan dan riset terlebih dahulu. Waktu yang diperlukan untuk mengembangkan model all new cukup lama dan membutuhkan biaya yang besar. Salah satu contoh produsen yang menghadirkan mobil all new akhir-akhir ini adalah Nissan. Nissan meluncurkan All New Nissan Livina yang menunjukkan perbedaan signifikan dari generasi sebelumnya. Perbedaan ini terlihat dari eksterior yang lebih besar dan interior yang lebih modern.

Berbeda dengan all new, istilah facelift sendiri merupakan kondisi ubahan minor atau penyegaran minor pada mobil baru. Pada dasarnya, mobil yang mengalami facelift memiliki bentuk yang sama dengan model pendahulunya, namun mengalami penyegaran baik pada eksterior maupun interior. Penyegaran pada mobil facelift biasanya terlihat pada bagian fisik, misalnya desain headlight, grille, dan taillight yang berbeda. Sebagai contoh, Toyota Fortuner baru saja mengalami facelift. Perbedaan terletak pada bagian grille, bumper, dan lampu saja. Sedangkan bodi dari Fortuner sama seperti model sebelumnya.

Baca Juga : Arti Singkatan Rpm di Mobil dan Cara Membacanya

Mengapa Harus Facelift?

Pabrikan melakukan facelift pada beberapa model tertentu agar mobil yang diproduksi tampil segar, bertahan lama, dan dapat mencuri perhatian konsumen. Alasan lain adalah ubahan signifikan membutuhkan waktu yang lama. Biasanya pabrikan membutuhkan waktu sekitar 6-8 tahun untuk mengeluarkan mobil all-new. Produsen membutuhkan waktu yang cukup lama untuk meriset dan melakukan pengembangan pada mobil. Oleh karena itu, produsen mobil melakukan penyegaran model terlebih dahulu sebelum akhirnya meluncurkan model all-new.



Kembali ke atas