Kenali Tanda Transmisi Mobil Manual yang Bermasalah

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 29 September 2023

Kenali Tanda Transmisi Mobil Manual yang Bermasalah

momobil.id – Harga yang lebih terjangkau, perawatan lebih mudah, serta tenaga lebih besar menjadi alasan bagi sebagian orang untuk memilih mobil bertransmisi manual. Seiring dengan usia pemakaian atau kesalahan pengguna, kerusakan pada transmisi manual bisa saja terjadi. Berikut ini merupakan beberapa tanda yang muncul ketika transmisi mobil manual bermasalah.

Ciri-ciri Transmisi Mobil Manual Bermasalah

Transmisi mobil yang bermasalah tentu dapat mempengaruhi performa dan keamanan berkendara. Berikut ini merupakan beberapa tanda transmisi mobil manual yang bermasalah.

1. Kesulitan Memindah Gigi

Salah satu ciri utama transmisi manual yang rusak atau bermasalah adalah gigi yang sulit dipindahkan, misalnya dari posisi netral ke posisi gigi lainnya. Masalah ini pada umumnya muncul akibat tali kopling yang aus, masalah pada garpu kopling, master kopling bermasalah (pada mobil baru) atau ada komponen transmisi yang sudah usang.

2. Muncul Bunyi dari Transmisi Mobil

Jika pemilik mobil mendengar adanya bunyi mendengung pada transmisi mobil manual, maka hal tersebut merupakan salah satu tanda transmisi yang rusak. Suara dengung yang timbul merupakan indikasi dari benturan antar komponen transmisi. Segera cek ke bengkel terdekat apabila terjadi demikian.

3. Timbul Getaran atau Guncangan

Transmisi yang bermasalah akan menimbulkan getaran atau guncangan ketika kopling dilepas. Hal ini biasanya terjadi akibat komponen plat kopling, roda gilam atau matahari yang tidak rata. Dengan demikian, tenaga yang disalurkan dari mesin ke transmisi tidak mulus.

4. Perpindahan Gigi yang Lambat

Perpindahan gigi yang lambat biasanya bisa menjadi pertanda transmisi manual bermasalah. Dalam hal ini transmisi membutuhkan waktu lebih lama untuk merespon pergantian gigi. Sehingga, ketika pedal gas diinjak, tenaga mobil terasa kurang dan suara mesin mendengung. Hal ini dikarenakan masalah pada sistem hidrolik yang mengoperasikan kopling.

5. Kopling Seret

Ketika kopling mobil seret, maka pengemudi akan merasa kesulitan untuk memindahkan gigi transmisi manual. Pada umumnya, masalah yang terjadi akibat disc kopling yang gagal terlepas dari flywheel atau kopling sudah mulai kendur. Jika dibiarkan, maka mesin mobil akan cepat rusak.

6. Timbul Suara Berisik saat Transmisi di Posisi Netral

Saat transmisi mobil berada pada posisi netral dan timbul bunyi berisik, maka bisa dipastikan transmisi mobil mengalami masalah. Hal ini bisa terjadi karena komponen bearing yang aus. Segeralah bawa mobil ke bengkel dan cari letak masalahnya.

7. Muncul Bau Terbakar

Munculnya bau terbakar pada interior mobil bisa jadi tanda transmisi mobil ada masalah. Hal ini biasanya disebabkan karena kualitas oli transmisi yang tidak bagus, volume pelumas yang terlalu sedikit, atau kebocoran oli.

Pelumas tidak hanya berfungsi melancarkan pergerakan komponen, namun menstabilkan temperatur komponen yang dilumasi. Jika terjadi demikian, maka segera cek volume dan ada tidaknya kebocoran pada oli.

8. Lampu Indikator Check Engine Menyala

Salah satu cara untuk mengecek adanya kerusakan pada komponen mobil adalah dengan melihat lampu indikator. Jika lampu indikator check engine menyala, maka umumnya ada kerusakan pada transmisi manual. Segera periksakan kendaraan apabila lampu indikator tersebut menyala.

9. Gear Slip

Gear slip juga bisa menjadi tanda transmisi mobil manual yang rusak. Hal ini tentu sangat berbahaya, apalagi ketika sedang berkendara. Mobil bisa saja berisiko hilang kendali ketika terjadi gear slip.

Baca Juga: Kenali Penyebab Transmisi Mobil Matic yang Selip

Mengatasi Transmisi Manual yang Bermasalah

Jika terjadi tanda-tanda yang disebutkan di atas pada sistem transmisi, maka ada baiknya untuk segera membawa mobil ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tindakan yang dilakukan pada umumnya adalah mengganti kampas kopling yang aus atau sudah tipis.

Apabila ketika dilakukan pengecekan ada komponen transmisi yang bermasalah, maka segera lakukan perbaikan atau penggantian komponen tersebut.

Untuk mencegah kerusakan pada transmisi mobil, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat transmisi mobil, khususnya mobil manual.

  • Menginjak kopling dengan halus sehingga tidak menimbulkan gesekan yang kasar.
  • Hindari menekan setengah kopling ketika mobil melaju dan berada di medan tanjakan.
  • Apabila mobil berhenti cukup lama, posisikan tuas transmisi pada posisi netral.
  • Lakukan perawatan secara rutin seperti penggantian oli transmisi setiap 3.000 – 5.000 km atau servis rutin 6 bulan sekali.

mobil terkait

Rp 177.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 277.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 137.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 168.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 120.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 90.000.000

Individu

JEMBER


Kembali ke atas