Kenapa Letak Knalpot dan Tangki BBM Mobil Kerap Berbeda Sisi?

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 4 September 2020

Kenapa Letak Knalpot dan Tangki BBM Mobil Kerap Berbeda Sisi?

momobil.id – Jika diperhatikan lebih lanjut, posisi knalpot pasti berbeda sisi dengan tutup tangki BBM. Misalnya, jika posisi knalpot mobil ada di sebelah kanan, maka posisi tutup tangki bensin pasti ada di sebelah kiri. Begitu juga sebaliknya.

Jarang ada mobil yang letak tutup tangki bahan bakarnya sama persis sisinya dengan lubang knalpot. Rupanya hal tersebut sengaja didesain desain tersebut rupanya untuk alasan keamanan. Kedua komponen tadi harus ditempatkan terpisah atau berlawanan supaya meminimalisir risiko kebakaran.

“Memang penempatan tutup tangki mobil disesuaikan dengan lubang pembuangan gas atau knalpot. Salah satu yang perlu dihindari kan hawa panasnya,” papar Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.

Ilustrasi pengisian BBM
Ilustrasi pengisian BBM

Sebab jika diletakkan pada sisi yang sama, misalnya sama-sama di kanan, panas knalpot berpotensi membuat pipa pengisian bahan bakar ke tangki rusak. Manakala ada kebocoran, kemungkinan ada semburan bertekanan karena panas knalpot yang berujung kebakaran. Tapi bukan itu saja. Mengacu laporan Courant, ada alasan teknis lain mengapa kedua komponen tadi harus terpisah letaknya.

Sistem pembuangan umumnya ditempatkan yang jauh dari titik pengisi bahan bakar, supaya memudahkan desainer soal tata letak pipa yang tersembunyi pada bagian rangka dan bodi mobil. Dengan memisahkan keduanya, akan lebih mudah merutekan jalur pengisi bahan bakar ke tangki bensin maupun pipa knalpot mobil.

Baca juga: Ketahui Lima Hal yang Bisa Menggugurkan Garansi Mobil Baru

Lalu, bagaimana dengan mobil yang memiliki dua knalpot di sisi kiri dan kanan? Desainer mobil sudah menyesuaikan bagaimana bentuk saluran pembuangannya. Sebab, umumnya dua lubang knalpot bermuara dari satu saluran muffler maupun catalytic converter, sehingga desainer cukup merombak bagian kolong buritan mobil, guna menyesuaikannya dengan saluran bahan bakar.

Ada yang kemudian desainnya membentuk pola huruf Y, ada juga yang letak muffler dan saluran utamanya di kiri atau kanan, sehingga salah satu pipa pembuangan gas ada yang lebih panjang sebelah.



Kembali ke atas