Ketahui Faktor Penyebab Harga Mobil Bekas Anjlok

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 13 July 2023

Ketahui Faktor Penyebab Harga Mobil Bekas Anjlok

momobil.id – Setiap orang tentu menginginkan harga mobil lamanya tinggi ketika hendak dijual. Uang hasil penjualan mobil lama bisa dijadikan tambahan untuk membeli mobil baru, atau untuk memenuhi kebutuhan lain. Meskipun demikian, mobil bekas tentu memiliki kondisi yang tidak sempurna dan harga jualnya turun. Berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab harga jual mobil bekas menjadi anjlok atau turun secara signifikan.

1. Kondisi Bodi Mobil Baret atau Bekas Tabrakan

Salah satu faktor penyebab harga jual mobil bekas anjlok adalah kondisi bodi yang bruk. Adanya baret-baret, penyok bekas tabrakan, atau dempul tentu membuat harga jual mobil semakin turun.

Oleh karena itu, sebelum menjual mobil, pastikan kondisi bodi masih bagus. Ada baiknya untuk merapikan bodi dan menghilangkan baret dengan mendatangi bengkel body repair.

2. Kilometer atau Jarak Tempuh Tinggi

Jarak tempuh atau kilometer yang tinggi juga berpengaruh terhadap harga jual mobil. Hal ini menandakan bahwa mobil capek dan sudah dipakai perjalanan jauh. Pada umumnya, mobil yang memiliki kilometer tinggi adalah taksi online.

Berdasarkan informasi dari beberapa sumber, jarak tempuh mobil yang dianggap wajar adalah 15.000 km ke bawah atau 10.000 km dalam satu tahun.

3. Interior Tidak Terawat

Selain bagian eksterior, bagian interior juga bisa menentukan harga jual kendaraan. Pada umumnya, mobil yang sudah sering dipakai atau berumur memiliki interior yang kusam. Lecet dan baret halus seringkali ditemukan pada bagian panel pintu atau dashboard. Selain itu jok, setir, dan persneling ditemui banyak noda dan kotor.

Agar interior mobil tampak bersih dan awet, pemilik mobil harus melakukan perawatan secara rutin. Lakukan perawatan pada bagian jok, panel dalam interior, bagian lantai mobil, dan plafon. Pastikan interior dalam keadaan bersih ketika mobil hendak dijual. Agar tampilan lebih baik, poles terlebih dahulu interior dan eksterior mobil sebelum dijual.

4. Mobil Bekas Banjir

Pada umumnya, mobil bekas banjir memiliki harga jual yang lebih rendah. Jika tidak ditangani dengan baik, bekas banjir dapat menimbulkan karat pada beberapa komponen kendaraan.

5. Hilang Riwayat After Sales

Ketika mobil mengalami masalah, ada baiknya dicatat dengan baik. Catatlah perbaikan dan pergantian komponen apa saja yang sudah pernah dilakukan. Service record yang baik menunjukan bahwa mobil dirawat dengan benar.

6. Dokumen Kendaraan Tidak Lengkap

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan ketika hendak menjual mobil adalah kelengkapan dokumen kendaraan. Pastikan berkas yang berkaitan dengan mobil, seperti STNK dan BPKB lengkap. Selain itu, pastikan juga nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertulis dalam berkas kendaraan. Apabila dokumen kendaraan tidak lengkap, maka harga jual mobil akan anjlok, bahkan tidak laku karena dianggap bodong.

Baca Juga: Ini 8 Tips Jual Mobil Bekas agar Cepat Laku

7. Pajak Mobil Mati

Pajak mobil yang telah mati tentu dapat membuat harga jual mobil bekas anjlok. Apabila pajak mobil mati, maka calon pembeli harus mempertimbangkan kembali untuk meminangnya dengan harga normal. Tentunya ada biaya pajak yang harus dibayar termasuk denda dan biaya balik nama.

8. Mesin dalam Keadaan Buruk

Mesin merupakan komponen paling penting karena berfungsi untuk menggerakan mobil. Apabila mesin dalam kondisi buruk dan kotor, maka harga jual mobil akan anjlok. Salah satu ciri mesin mobil yang tidak sehat adalah adanya rembesan oli pada ruang mesin.

Sebelum menjual mobil, ada baiknya untuk melakukan pengecekan mesin ke bengkel resmi. Jika ada komponen mesin yang bermasalah, maka segera perbaiki dan ganti dengan yang baru sebelum mobil dijual.

9. Peralatan atau Aksesoris Perlengkapan Mobil Kurang

Setiap mobil dibekali dengan aksesoris bawaan seperti kotak P3K, ban serep, kunci cadang, dan kunci ganda. Pastikan aksesoris dan perlengkapan mobil lengkap sebelum mobil dijual. Apabila ada aksesoris yang hilang atau kurang, tentu harga jual mobil bekas akan lebih rendah.

10. Mobil Dimodifikasi

Modifikasi dilakukan agar tampilan mobil lebih sporty. Meskipun demikian, harga jual tentu akan lebih rendah apabila mobil sudah dimodifikasi. Hal ini dikarenakan sebagian pembeli menyukai mobil dalam keadaan standar.

Sebelum dijual, pastikan mobil dalam keadaan standar. Lepaskan sparepart tambahan dan ubah dalam kondisi standar. Hindari merubah bentuk dari mobil yang hendak dijual.

11. Faktor Peluncuran Model Baru

Peluncuran model baru juga bisa menurunkan harga jual mobil bekasnya. Bila ada mobil bekas yang hendak dijual berbarengan dengan waktu peluncuran model terbaru, harga jual mobil bekas tentu akan menurun. Hal ini dikarenakan konsumen menunggu peluncuran model terbarunya.

12. Stok Model Lama Tersedia Banyak

Salah satu faktor yang menyebabkan nilai jual mobil bekas turun adalah stok baru yang masih tersedia banyak. Unit mobil seken tidak boleh terlalu dekat dengan harga mobil baru. Apabila stok mobil baru masih tersedia banyak, biasanya produsen otomotif akan mengadakan diskon besar. Otomatis mobil bekasnya akan sulit terjual dan diturunkan harga jualnya.

Itulah beberapa faktor penyebab harga mobil bekas anjlok. Agar harga jual mobil lebih baik, pemilik mobil tentu bisa menggunakan platform jual beli mobil yang terpercaya. Salah satu platform yang bisa digunakan adalah momobil.id!

Momobil.id menghadirkan layanan jual beli mobil yang mudah, cepat dan aman! Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini!

mobil terkait

Rp 153.000.000

Individu

JEMBER

Rp 98.000.000

Individu

JEMBER

Rp 117.000.000

Individu

JEMBER

Rp 107.000.000

Individu

JEMBER

Rp 140.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 140.000.000

Individu

DENPASAR


Kembali ke atas