Jangan Asal Pasang, Ketahui Peruntukan dan Arti Warna Lampu Rotator

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 31 May 2020

Jangan Asal Pasang, Ketahui Peruntukan dan Arti Warna Lampu Rotator

momobil.id – Penggunaan lampu rotator atau lampu isyarat dengan atau tanpa sirine tidak boleh sembarangan. Pasalnya, hanya mobil tertentu yang boleh menggunakannya. Warna lampu rotator ini pun berbeda-beda, yang menunjukkan peruntukannya.

Perlu diketahui bahwa lampu isyarat atau rotator dibedakan menjadi tiga warna yakni biru, merah, dan kuning. Lampu isyarat warna biru dan sirine, digunakan untuk kendaraan bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selanjutnya, lampu isyarat warna merah dan sirine digunakan untuk kendaraan bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah.

Sedangkan lampu rotator warna kuning tanpa sirine, digunakan untuk kendaraan bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Baca juga: Lima Jenis Asuransi Kendaraan yang Perlu Diketahui Pemilik Mobil

Adapun seperti dilansir Kompas.com, aturan mengenai warna lampu isyarat dan peruntukannya bisa dilihat di pasal 59 ayat 5 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bagi masyarakat umum yang melanggar ketentuan ini, maka sanksinya juga sudah diatur di pasal 287 ayat 4 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009.

Nah, karena itu masyarakat umum tak perlu menambahkan aksesori seperti lampu rotator pada mobil pribadinya. Karena penggunaan lampu rotator ini sudah diatur ketentuannya di Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.


Kembali ke atas