Ketahui Syarat Pengajuan Kredit Mobil di Masa Pandemi COVID-19

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 4 June 2020

Ketahui Syarat Pengajuan Kredit Mobil di Masa Pandemi COVID-19

momobil.id – Pandemi COVID-19 merupakan masa sulit bagi sebagian besar masyarakat lantaran turut mengganggu kegiatan perekonomian. Di tengah masa sulit seperti ini, beberapa masyarakat juga masih memiliki kebutuhan akan transportasi pribadi seperti mobil. Bagi yang ingin membeli mobil dengan cara mencicil, ada baiknya mengetahui lebih dulu syarat kredit mobil sebelum mengajukan pinjaman.

Syarat kredit mobil ini penting diketahui calon debitur agar bisa melakukan simulasi hitungan berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk uang muka (DP) dan cicilan per bulannya. Selain itu, upayakan sudah memiliki dana sekitar 25-35 persen dari harga jual kendaraan yang bisa digunakan sebagai DP agar cicilan per bulannya tidak terasa begitu berat selama masa pandemi seperti saat ini.

Di momobil sendiri, ada dua pilihan kredit yang disediakan yakni untuk pembelian mobil baru dan mobil bekas. Produk kredit mobil yang didukung oleh Adira Finance ini menetapkan beberapa syarat, tergantung profesi calon debitur. Berikut penjelasan selengkapnya.

Karyawan formal

Yang termasuk karyawan formal dalam persyaratan ini adalah PNS, karyawan BUMN dan BUMD, serta pegawai swasta. Masyrakat yang termasuk dalam kelompok ini dan ingin mengajukan kredit mobil di momobil bisa mempersiapkan DP sebesar 25 persen dari harga jual kendaraan. Biaya DP tersebut masih ditambah dengan biaya admin, asuransi, dan provisi.

Wiraswasta formal

Yang termasuk dalam kategori ini adalah wiraswasta yang memiliki badan hukum PT, UD, PD, maupun CV. Koperasi, Firma, dan Yayasan juga masuk dalam kategori ini. Bagi yang termasuk kelompok wiraswasta formal, bisa mempersiapkan DP sebesar 25 persen dari harga jual kendaraan, ditambah biaya admin, asuransi, dan provisi.

Wiraswasta non formal

Yang termasuk dalam kategori ini yakni masyarakat yang bergerak di bidang usaha pertanian, logistik/pengangkutan, toko kelontong, toko sembako, kesehatan, dan peternakan.

Sebagai informasi, toko kelontong dan toko sembako yang dimaksud di sini adala toko atau usaha sejenis yang berhubungan dengan bahan dan barang pangan atau kebutuhan pokok serta barang penting (beras, kedelai, cabai, gula, telur, ayam, ikan, daging, sayuran, buah-buahan, air mineral, hingga gas LPG).

Sedangkan bidang kesehatan yang dimaksud di sini adalah toko atau usaha yang bergerak di bidang penjualan peralatan dan perlengkapan kesehatan, obat, dan vitamin. Sementara bidang logistik/pengangkutan, adalah usaha yang bergerak di bidang logisitik atau pengangkutan barang kebutuhan pokok dan barang lainnya.

Bidang pertanian yang dimaksud di sini adalah petani padi, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, bawang bombay, sayuran, buah-buahan, termasuk penyedia benih, pupuk, dan pestisida. Sedangkan bidang peternakan yang dimaksud di sini adalah peternak sapi (termasuk sapi potong dan sapi perah), peternak ayam (termasuk ayam potong dan ayam petelur), serta penyedia bibit ternak, obat, dan vaksin untuk ternak dan pakan ternak.

Masyarakat yang termasuk kategori wiraswasta non formal bisa mempersiapkan DP sebesar 30 persen dari harga jual kendaraan, ditambah biaya admin, asuransi, dan provisi.

Baca juga: Supaya Tak Bermasalah, Begini Cara Jual Mobil Over Kredit Sesuai Aturan

Adapun untuk persyaratan dokumen yang dibutuhkan terkait pengajuan kredit mobil di momobil, calon debitur bisa mempersiapkan KTP, NPWP, bukti kepemilikan rumah, serta rekening koran/tabungan tiga bulan terakhir. Sedangkan bagi wiraswasta non formal perlu melengkapi dokumen tambahan seperti SIUP/TDP/NIB/asli SKU serta foto tempat dan aktivitas usaha.



Kembali ke atas