Ketahui Tiga Komponen Penting Kopling Mobil Manual

Ditulis oleh : Redaksi momobil.id | 2 September 2020

Ketahui Tiga Komponen Penting Kopling Mobil Manual

momobil.id – Kopling memiliki peran yang sangat penting karena berhubungan dengan mesin dan transmisi pada mobil. Pada mobil manual, kopling berfungsi mengurangi putaran mesin saat pindah gigi sehingga membuatnya lebih mudah masuk.

Walau terdengar sederhana, namun di dalam kopling memiliki komponen yang tidak kalah penting yang harus diketahui. Maka dari itu, jika terjadi hal yang tidak diinginkan bisa mudah diatasi dan diantisipasi sebelumnya. Sebetulnya dengan perawatan yang benar ditambah dengan pengecekan secara berkala, maka usia komponen kopling mobil manual bisa digunakan lebih lama.

Baca juga: Toyota Yaris Cross Meluncur di Jepang, Segini Banderol Harganya

Berikut ini tiga komponen kopling mobil manual yang sebaiknya perlu diketahui.

Pedal kopling

Letaknya ada pada bagian paling kiri dan diinjak saat memindahkan gigi pada mobil. Fungsi pedal kopling ini berguna untuk mengatur jarak kopling dengan flywheel dan memutuskan aliran mesin dari sistem penggerak.

Jika tidak dirawat dengan baik, maka akan terjadi pengurangan kualitas saat digunakan seperti terlalu keras saat diinjak atau sering tersendat. Anda bisa melakukan perawatan dan pengecekan berkala di bengkel mobil terdekat Anda.

Master kopling atas dan bawah

Komponen penting dari kopling mobil selanjutnya adalah master kopling atas dan master kopling bawah. Keduanya memiliki peran masing-masing dan apabila salah satunya rusak, tentu akan mengganggu performa mobil Anda.

Master kopling atas berfungsi meneruskan tekanan dari pedal ke master kopling bawah, di sini terdapat karet yang mencegah agar minyak kopling tidak terjadi kebocoran.

Master kopling bawah berfungsi meneruskan pekerjaan dari master kopling atas. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini maka mobil tidak akan bisa masuk gigi dan harus menunggu sampai mesin dingin baru fungsinya akan kembali.

Fork kopling

Fork kopling memiliki bentuk seperti garpu tala yang fungsinya sebagai penghubung antara release kopling dengan release bearing. Biasanya masalah yang timbul dari komponen ini adalah umur pemakaian. Jika digunakan secara terus menerus maka akan terjadi keausan yang mempengaruhi injakan kompling terasa lebih dalam. Jika terjadi kerusakan maka komponen yang perlu diganti adalah release bearing.(Dwi Septi)


Kembali ke atas