Honda Jazz RS Tahun Muda Makin Terjangkau, Unit Bekasnya Masih Ganteng!

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 27 March 2021

Honda Jazz RS Tahun Muda Makin Terjangkau, Unit Bekasnya Masih Ganteng!

momobil.id – Honda Jazz sudah resmi disuntik mati di Indonesia. Gantinya, Honda menghadirkan City Hatchback RS dengan tampilan yang lebih sporty. Bagi yang sudah terlanjur jatuh hati dengan Honda Jazz, mungkin bisa berburu unit seken mobil hatchback ini di pasar mobil bekas wilayah Jakarta dan sekitarnya guna mendapatkan harga yang lebih ramah kantong.

Bagi yang mengincar tahun muda, harga Honda Jazz bekas di wilayah Jakarta dan sekitarnya berkisar di angka Rp200 jutaan. Misalnya Honda Jazz RS CVT rakitan 2019, harga sekennya kini berkisar di angka Rp252 juta dan masih bisa dinego.

Sedangkan tahun di bawahnya yakni 2018 dengan tipe yang sama, harganya sedikit lebih murah yakni berkisar Rp225 juta. Lalu, apakah ada Honda Jazz seken yang harganya di bawah Rp200 juta? Tentu saja ada. Bagi yang memiliki bujet kurang dari Rp200 juta, Honda Jazz rakitan 2014 mungkin bisa menjadi pilihan.

Dengan merogoh kocek sekitar Rp178 juta, sudah bisa membawa pulang Honda Jazz RS transmisi manual rakitan 2014. Bila ingin yang lebih murah lagi, bisa melirik tahun di bawahnya. Misalnya Honda Jazz 2013, kisaran harganya kini sekitar Rp120 jutaan hingga Rp150 jutaan, tergantung variannya.

Sebagai informasi, Honda Jazz memiliki empat generasi sejak resmi mengaspal di Indonesia. Sejarah Honda Jazz di Indonesia bermula pada tahun 2003, yakni ketika mobil ini diimpor dari pabrik Honda di Thailand. Jazz generasi pertama, yang juga dikenal dengan sebutan GD3, tersedia dalam dua pilihan mesin di Indonesia yakni i-DSI (Intelligent Dual & Sequential Ignition) dan tipe mesin VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control) yang merupakan tipe tertinggi dengan mesin 1.5 L.

Kesuksesan Jazz lantas membuat panas kompetitor, yakni Toyota yang pada 2005 meluncurkan Yaris. Kedua produk ini terus bersaing ketat sampai akhir karier Jazz di Indonesia.

Adapun terkait alasan penghentian produksi Jazz, Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan pihaknya tak punya pilihan selain menghentikan produksi dan penjualan Jazz di Indonesia.

Baca juga: Harga Seken Honda Mobilio Makin Murah, Ada yang Seharga LCGC

Generasi keempat dirasa tidak cocok untuk konsumen Indonesia. Billy menuturkan generasi baru Jazz tak sesuai dengan pasar Indonesia karena dari sisi desain terlalu ‘lucu’. Sementara pasar hatchback di Indonesia membutuhkan hatchback berdesain sporty.


Kembali ke atas