Kuasai 100 Persen Saham, Volkswagen Resmi Akuisisi Audi

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 7 August 2020

Kuasai 100 Persen Saham, Volkswagen Resmi Akuisisi Audi

momobil.id – Pada bulan Juli lalu, Volkswagen (VW) dikabarkan akan melakukan akuisisi atau membeli saham Audi secara penuh. Kini, VW telah resmi membeli saham tersisa hingga menguasai 100 persen saham Audi sejak dua bulan lalu.

Volkswagen akan membayar sisa kepemilikan Audi dengan 1.551,53 euro per lembar saham guna merampungkan proses akuisisi. Total saham yang dibeli Volkswagen sekitar 230 juta euro atau sekitar Rp3,9 triliun.

“Grup Volkswagen sekarang mengkonsolidasikan semua kekuatannya. Kami memposisikan diri secara kompetitif di seluruh Grup Volkswagen dan mengangkat sinergi grup serta skala ekonomi ke tingkat baru,” ujar Ketua Dewan Manajemen VW, Markus Duesmann, seperti dilansir Okezone.

Bagi konsumen, perubahan ini tidak akan berdampak langsung. Tetapi dengan dipegang sepenuhnya Audi oleh VW, merek ini akan mendapatkan perhatian lebih serius. Seperti diketahui, VW Group saat ini memiliki merek Volkswagen, Audi, Bentley, Bugatti, Škoda Auto, Lamborghini, dan SEAT.

Adapun sebelum dikuasai oleh Volkswagen, sejarah Audi dimulai pada tahun 1909, dimana August Horch mendirikan pabrik mobil keduanya yang bernama August Horch Automobilwerke GmbH. Nama merek “Horch” pada saat itu ternyata sudah dipatenkan oleh perusahaan milik August sebelumnya yang terpaksa dia tinggalkan karena masalah finansial.

Nama Audi muncul mengantikan Horch yang idenya muncul dari pertanyaan anak Franz Fikentscher, seorang teman dekat dari August. Kurang lebihnya anak tersebut mengatakan “Bukankah akan lebih baik menyebut audi dibandingkan horch?”. Seperti dilansir GridOto, kata horch sendiri di bahasa Jerman mempunyai arti mendengar, yang sama dengan bahasa latin yaitu audi.

Baca juga: Perlukah Menambah Aki Ketika Modifikasi Audio Mobil?

Dulu nama resmi perusahaan ini adalah Audi Automobilewerke GmbH Zwickau, dan pada tahun 1915 menjadi Audiwerke AG Zwickau yang kemudian dipatenkan melalui pengadilan pencatatan Zwickau. Kemudian berbicara mengenai logo empat cincin milik Audi ini sejarahnya berasal dari penggabungan empat perusahaan yang dulunya merupakan pilar dari otomotif di Jerman.

Perusahaan itu adalah Horch (yang merupakan perusahaan August sebelumnya), kemudian Dampf Kraft Wagen (DKW), Wanderer, dan terakhir Audi itu sendiri. Keempat perusahaan ini bergabung pada tahun 1932 dan menjadi pilar dari Audi modern saat ini. Yang unik dari sejarahnya adalah logo “empat cincin” ini ternyata pernah di tuntut oleh Komite Olimpiade Dunia namun World Trademark Court memenangkan Audi.



Kembali ke atas