Kurang Peminat di Indonesia, Mobil Boxy Laris di Jepang

Ditulis oleh : Syah Rezi Tungga Dewi | 4 July 2020

Kurang Peminat di Indonesia, Mobil Boxy Laris di Jepang

momobil.id – Apakah kamu pernah menonton serial atau film Jepang? Jika ya, pasti pernah menemukan mobil dengan bodi yang cederung boxy alias kotak di film atau serial tersebut. Di Jepang, model mobil desain boxy memang cukup populer. Pada tahun 2018, empat teratas dalam sepuluh mobil terlaris di Jepang ditempati oleh mobil boxy antara lain Honda N-Box, Suzuki Spacia, Nissan Dayz and Daihatsu Tanto.

Dalam bahasa Jepang, mobil desain boxy disebut juga Kei Car. Istilah Kei Car berasal dari Kei Jidosha. Kei memiliki arti ringan sementara Jidosha berarti kendaraan. Secara tidak langsung, istilah Kei Car juga mengisyaratkan bahwa mobil ini masuk dalam klasifikasi sebagai kendaraan ringan untuk penumpang.

Desain mobil kotak ini mulai populer di Jepang pada tahun 1950an setelah berakhirnya Perang Dunia II. Saat itu sebagian besar orang Jepang tidak mampu membeli mobil berukuran besar namun punya cukup uang untuk membeli sepeda motor. Untuk meningkatkan daya industri otomotif, pemerintah Jepang kala itu memproduksi mobil berukuran kecil sebagai alternaitf untuk konsumen. Sejak itu mobil boxy mulai di produksi dan populer digunakan hingga kini.

Kepopuleran hingga kini tersebut bukan tanpa alasan. Jepang terkenal dalam menjaga nilai tradisional mereka ditengah proses modernisasi. Hal ini secara tidak langsung dipengaruhi oleh nilai-nilai tradisional Jepang yang masih kuat terjaga. Salah satu prinsip dari nilai tradisional mereka ialah Shinto.

Shinto merupakan kepercayaan asli masyarakat Jepang yang berpegang teguh pada prinsip menghormati bumi dan manusia lain. Prinsip ini yang membuat para desainer mobil Jepang mendesain mobil seminimal mungkin. Walau desain minimalis, interior dibuat selapang mungkin sehingga membuat penumpang lebih nyaman berkendara tanpa ada sisa space yang tidak terpakai.

Desain minimalis juga dipercaya memberikan kepuasan dan kebahagiaan karena bersifat tidak mementingkan diri sendiri. Desain yang cenderung ringkas namun lapang di dalam juga mempermudah dalam mencari lahan parkir di tengah pemukiman Jepang yang terkenal padat terbatas sekalipun.

Pemerintah Jepang menerapkan pajak yang cenderung rendah untuk mobil desain boxy dibandingkan mobil dengan desain atau tipe lain. Bahkan pemerintah Jepang ‘menandai’ mobil penumpang ringan ini dengan plat kuning untuk menunjukkan keringanan pajak. Sementara mobil tipe lain diklasifikasikan sebagai mobil reguler dan diberi plat putih.

Pihak asuransi mobil di Jepang juga lebih sering menawarkan perlindungan asuransi yang baik untuk mobil desain boxy. Tentunya hal ini mempermudah masyarakat Jepang untuk mengurus dan klaim dokumen jika terjadi hal yang tak diinginkan. Dengan semua keuntungan tersebut, pantas jika mobil desain boxy menjadi andalan untuk penggunaan sehari-hari di Jepang hingga kini.

Sumber gambar: traintokitezh



Kembali ke atas