Lamborghini Ternyata Pernah Dimiliki oleh Konglomerat asal Indonesia

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 5 June 2020

Lamborghini Ternyata Pernah Dimiliki oleh Konglomerat asal Indonesia

momobil.id – Bagi para pecinta supercar, tentunya sudah familiar dengan merek mobil Lamborghini. Lamborghini merupakan salah satu merek supercar terkenal sekaligus simbol kemewahan asal Italia. Salah satu hal yang menarik dalam Lamborghini bukan hanya produknya saja. Produsen mobil asal Italia ini pernah dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia. Dalam situs resmi Lamborghini, orang Indonesia sudah pernah terdaftar memegang saham mayoritas Automobili – Lamborghini S.p.A selama 4 tahun, yaitu tahun 1994 sampai dengan tahun 1998. Sebelum perusahaan ini jatuh ditangan pengusaha Indonesia, Lamborghini dipegang oleh perusahaan asal Amerika Serikat, yaitu Chrysler. Perusahaan Chrysler kemudian diterpa krisis dan menjual saham Lamborghini.

Merek Lamborghini sendiri kemudian dijual kepada V’Power Corporation dan Mycom Setdco. Perusahaan V’Power Corporation sendiri adalah perusahaan milik putra Presiden Soeharto, Tommy Soeharto. Sedangkan Mycom Setdco merupakan grup investasi asal Malaysia. yang sebagian dari saham perusahaannya dimiliki oleh Indonesia. Pada tahun 1994, kedua perusahaan ini mengakuisisi Lamborghini seharga US$ 40 juta.

Baca Juga : Grille Lebih Lebar, Ini Penampakan Hyundai Santa Fe 2021

Model yang Diluncurkan Saat Lamborghini Dimiliki Indonesia

Pada saat perusahaan ini dimiliki oleh perusahaan Indonesia, Lamborghini telah merilis berbagai macam lini produknya. Lamborghini merilis model SVpada tahun 1995. Model SV sendiri merupakan mobil Lamborghini yang ringan, namun lebih kokoh dan nyaman dikendarai. Setelah peluncuran Lamborghini model SV, model VT Roadster muncul dengan konsep atap terbuka. Pada masa ini pula, Lamborghini menghadirkan model edisi khusus seperti SE, Jota, Monterey, dan Alpine.

Akhir Kepemilikan Lamborghini

Sayangnya, kepemilikan Lamborghini bagi Indonesia tidak berlangsung lama. Pada tahun 1998, Indonesia mengalami krisis ekonomi. Hal ini berdampak pada kepemilikan Lamborghini dibawah perusahaan Indonesia pada saat itu. Melihat situasi ini, Audi AG, produsen mobil asal Jerman menawarkan diri untuk membeli saham Automobili Lamborghini S.p.A. Pada tahun 1998, pihak Audi berhasil membeli Lamborghini lewat “Letter of Intent”. Sejak saat itu, Audi AG resmi menjadi pemilik tunggal saham Automobili – Lamborghini S.p.A. dengan nilai yang mencapai US$ 110.000.000.


Kembali ke atas