Larangan Mudik Lebaran, Ini Sanksinya Jika Melanggar

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 22 April 2020

momobil.id – Penyebaran virus corona / COVID-19 di Indonesia semakin meningkat. Pemerintah melakukan segala hal untuk menekan penyebaran virus ini. Presiden Joko Widodo menyatakan akan melarang mudik Lebaran pada hari raya Idul Fitri 1441 H bagi seluruh masyarakat Indonesia. Peraturan larangan mudik lebaran ini sebelumnya hanya diberikan bagi aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, dan TNI Polri.

“Mudik semuanya akan kita larang,” ujar Jokowi dalam siaran langsung Youtube Setpres, dilansir dari detik.com.

Dalam menanggapi hal ini, Kementrian Perhubungan sudah menggarap aturan setingkat Peraturan Menteri dalam mengatur jalannya transportasi saat pelarangan mudik nanti. Menurut Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, sanksi dari peraturan ini akan berpatokan dengan UU no 6 tahun 2018 soal Kekarantinaan Kesehatan.

“Sanksinya itu ada di UU Karantina no 6 tahun 2018 ada itu. Saya nggak hapal persis, tapi mungkin akan kita ambil dari situ,” jelas Budi dilansir dari detik.com, Selasa (21/4/2020).

Bila dilihat dari UU no.6 Tahun 2018, dalam pasal 93 tertulis bahwa hukuman kurungan maksimal adalah setahun, dan denda maksimal hingga Rp 100juta.

Larangan Mudik Lebaran Mulai Diterapkan 24 April

Peraturan larangan mudik ini mulai diterapkan pada Jumat (24/04/2020). Meskipun diterapkan pada 24 April mendatang, penerapan sanksi bagi pelarangan mudik akan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2020. Sanksi akan berpatokan dengan UU no 6 tahun 2018 soal Kekarantinaan Kesehatan.

Baca Juga : Ini Perbedaan Standar Emisi Euro 1 Sampai Dengan Euro 6

Angkutam Umum dan Pribadi Tidak Boleh Keluar Zona Merah

Diterapkannya peraturan larangan mudik ini membuat pemerintah melakukan pembatasan angkutan umum dan pribadi pada beberapa titik zona merah COVID-19. Namun, untuk akses jalan antar wilayah tidak ditutup sebab pemerintah tidak melarang angkutan barang dan logistik untuk beroperasi. Nantinya, setiap akses keluar masuk wilayah akan dipersiapkan checkpoint. Checkpoint berfungsi untuk memeriksa setiap orang yang akan keluar masuk zona merah.

MOMOBIL.ID, SITUS JUAL BELI MOBIL BEKAS TERBAIK DI INDONESIA

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia… karena hanya momobil.id satu-satunya used-car marketplace atau e-commerce otomotif yang memberikan layanan pembiayaan sendiri dan terpercaya dari Adira Finance yang berkomitmen menjadi perusahaan pembiayaan terbaik dan terdepan di Indonesia. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi beli mobil bekas atau kredit mobil bekas di momobil.id.

Sebagai salah satu automotive marketplace atau situs jual beli mobil terbaik di Indonesia, momobil.id hadir untuk memberi solusi bagi penjual dan pembeli mobil bekas di Tanah Air, karena tak bisa dipungkiri bahwa pasar mobil bekas di Tanah Air masih sangat menjanjikan dan bila dikelola dengan baik akan turut berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi bangsa. Untuk itulah, Adira Finance melalui momobil.id ambil bagian dalam kontribusi tersebut, dengan membantu para penjual dalam memperluas pangsa pasar mereka secara digital (memasarkan atau menjual mobil bekas mereka ke seluruh Indonesia). Sedangkan untuk pembeli, momobil.id membantu dalam memberikan pilihan mobil bekas berkualitas, memberikan berbagai berbagai promo menarik, serta memberikan layanan pembiayaan atau kredit mobil bekas terbaik dan terpercaya dari Adira Finance.
Jadi, mo cari mobil bekas? Mo kredit mobil bekas? Atau mungkin, mo jual mobil bekas? Pilih momobil.id aja! Jual beli mobil: Mudah, aman, dan nyaman!

Kembali ke atas