Mau Modifikasi Lampu Belakang Mobil? Perhatikan Hal Ini!

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 17 April 2024

Mau Modifikasi Lampu Belakang Mobil? Perhatikan Hal Ini!

momobil.id – Lampu belakang atau stop lamp merupakan salah satu bagian yang memiliki peranan cukup penting untuk keamanan berkendara. Sebagian orang melakukan modifikasi pada lampu belakang agar terlihat lebih keren. Sebelum melakukan hal tersebut, berikut hal yang perlu diperhatikan saat hendak melakukan modifikasi pada lampu belakang mobil.

1. Kenali Jenis Lampu Mobil Berdasarkan Teknologinya

Sebelum melakukan modifikasi pada lampu belakang mobil, ada baiknya untuk mengenal jenis lampu berdasarkan teknologinya. Di pasaran, terdapat tiga jenis lampu, yakni halogen, HID, dan LED.

Lampu halogen merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Pada umumnya, lampu jenis ini dipasang pada bagian depan mobil. Jenis lampu ini memiliki filamen seperti lampu pijar dan mampu menghasilkan kekuatan sekitar 35-55 watt.

Lampu HID atau High Intensity Discharge merupakan lampu yang dibuat tanpa menggunakan filamen. Cahaya yang dihasilkan oleh lampu berasal dari pengapian gas Xenon. Jenis lampu ini menghasilkan cahaya yang lebih terang dan tahan lama dibandingkan dengan lampu halogen tanpa membutuhkan daya yang tinggi.

Sementara lampu LED merupakan jenis lampu yang dikenal paling terang. Lampu ini memiliki banyak keunggulan, misalnya intensitas cahaya lebih terang dan kuat, penggunaan daya yang lebih sedikit, serta awet. Pemasangan dari lampu jenis ini juga dikenal mudah dan tidak ribet.

2. Warna Lampu Wajib Sesuai Aturan

Salah satu hal yang wajib diperhatikan saat modifikasi lampu belakang adalah warna lampu. Masih banyak pemilik mobil yang memodifikasi lampu belakang dengan warna yang beragam dan tidak sesuai aturan.

Seperti yang diketahui, lampu belakang mobil terbagi menjadi beberapa jenis, yakni lampu malam, lampu rem, lampu sein, dan lampu mundur. Penggunaan warna lampu belakang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan Pasal 23.

Dalam peraturan tersebut, lampu rem dan posisi belakang berwarna merah. Lampu sein atau penunjuk arah berwarna kuning tua dengan sinar kelap kelip. Sementara lampu mundur berwarna kuning muda atau putih.

3. Perhatikan Kecerahan Lampu Belakang

Banyak pengguna mobil memasang lampu belakang dengan tingkat kecerahan yang tinggi. Padahal, hal ini tidak diperbolehkan dan sangat mengganggu pengendara lain yang berada di belakang. Silau yang dihasilkan oleh lampu dapat mengganggu penglihatan pengemudi di belakang, dan berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, pemilik mobil juga dilarang menggunakan lampu belakang yang terlalu redup. Pastikan kecerahan lampu belakang pas dan cukup terang untuk memberi sinyal kepada pengguna jalan lain.

4. Hindari Pemasangan Lampu Rem Belakang Berkedip

Masih ada pengendara yang memasang modifikasi lampu rem berkedip. Pemasangan lampu seperti ini tentu tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan dapat membahayakan pandangan pengemudi di belakangnya. Sinar lampu yang berkedip dapat mengalihkan perhatian serta mengganggu visibilitas pengemudi. Hal ini tentu berbahaya dan berpotensi kecelakaan.

Baca Juga: Tips Hilangkan Kusam pada Lampu Mobil, Dijamin Kinclong!

5. Memilih Desain Lampu Belakang yang Sesuai

Ada banyak desain lampu belakang yang dijual di pasaran. Pilihlah desain lampu belakang yang sesuai dengan gaya modifikasi. Desain lampu belakang yang sesuai dengan gaya modifikasi tentu membuat tampilan mobil lebih stylish.

6. Perhatikan Kompatibilitas Lampu dengan Kelistrikan Mobil

Modifikasi lampu membutuhkan kabel dan komponen tambahan. Oleh karena itu, sebelum memodifikasi lampu belakang, ada baiknya pemilik menghitung dan menganalisa lampu dan beberapa hal. Sesuaikan daya lampu dengan ukuran dan sistem kelistrikan mobil.

7. Minta Bantuan dari Mekanik untuk Pemasangan

Pemasangan aksesori yang tidak sesuai dan salah wiring dapat menyebabkan komputer mobil malfungsi. Kinerja aki lebih cepat menurun, bahkan beberapa sensor pada mobil tidak berfungsi. Salah satu akibat yang paling parah adalah terjadi korsleting dan dapat menimbulkan kebakaran mobil. 

8. Mengganti Cover Mika Lampu

Agar tampilan lampu belakang lebih menarik, cover mika pada lampu belakang bisa dimodifikasi. Terdapat beragam variasi warna untuk cover lampu belakang, misalnya seperti all smoke, red clear, clear, dan lainnya. Mengganti cover mika lampu diperbolehkan, namun tetap mengikuti aturan hukum yang berlaku, yakni warna merah, oranye, dan putih sesuai fungsi lampunya.

Temukan mobil favorit kamu gak pake ribet, download aplikasi adiraku sekarang.

mobil terkait

Rp 108.000.000

Individu

JEMBER

Rp 160.000.000

Individu

JEMBER

Rp 77.000.000

Individu

JEMBER

Rp 385.000.000

Individu

TANGERANG

Rp 115.000.000

Individu

TANGERANG

Rp 420.000.000

Individu

TANGERANG


Kembali ke atas