Memahami Cara Kerja Tekanan Angin Ban

Ditulis oleh : Redaksi momobil.id | 30 October 2018

Memahami Cara Kerja Tekanan Angin Ban

Tips Ban Mobil | Mobil Bekas

Garis kejut yang harusnya lembut dipijak tiba-tiba terasa keras. Atau ketika dalam perjalanan jauh, ban mobil cepat panas. Atau disaat hujan, stigma ban yang sedikit kempis jauh lebih mencengkeram jalan. Kondisi ban sangat menentukan keselamatan berkendaraan, maka jangan abaikan penanganannya meski ada banyak kemungkinan yang terjadi. Misalkan saja tekanan angin ban yang mempengaruhi elastisitas, usia ban yang mempengaruhi ketahanannya, dan masih banyak lagi.

Utamanya dampak dari tekanan ban yang bermasalah diantaranya adalah tekanan terlalu berlebihan atau terlalu lunak. Memeriksa tekanan ban merupakan ritual yang semestinya harus dilakukan sebelum menggunakan kendaraan. Berikut beberapa cara memeriksa tekanan ban mobil yang bisa Anda lakukan dengan mudah:

 Membaca buku manual atau sticker informasi tekanan ban

Setiap mobil melengkapi komponennya dengan komponen standar. Ban termasuk di dalamnya. Dan hal ini akan berbeda jika ban standar diganti dengan ban merek lain yang bukan standar. Untuk memahami tipikal dan karakter ban standar, baca buku manual atau rekomendasi sticker informasi tekanan ban yang umumnya dipasang di dekat bangku pengemudi. Ada tabel pengisian ban depan dan ban belakang dalam satuan ukuran psi.

Memahami load index dan tabel

Ini hanya bisa dilakukan ketika ban standar diganti dengan ban lain. Loadindex adalah index beban ban dalam bentuk tekanan atau psi. Ketika Anda menggantinya dengan ban baru, load index harus diketahui lebih dulu agar dapat menakar tekanan ban yang dibutuhkan. Caranya adalah dengan mencocokkannya dengan tabel load index dari ban standar dengan skema tekanan ban pengganti.

Mengerti cara pengecekan ban tanpa alat

Cara ini pun dapat dilakukan meski kurang akurasi, tetapi efektif dilakukan jika kondisi benar-benar mendesak seperti mendapati tukang tambal ban tanpa alat pengukur tekanan. Cara lazimnya diantaranya adalah: memperhatikan bentuk ban apakah kempis atau kencang dan mengukur tekanan dengan cara dipukul menggunakan alat untuk mengetahui kuat lemahnya tekanan ban.

Langkah akuratnya sendiri adalah mengecek ban menggunakan alat pengukur tekanan ban, baik analog maupun digital di tempat pengisian angin atau nitrogen. Perbedaan angin dan nitrogen sendiri juga menentukan berat jenis angin yang digunakan. Jika pompa angin biasa mengandung air yang membuat ban lebih berat, maka nitrogen adalah udara yang dikompresi hingga menihilkan kadar air.

Jadi sebelum berkendara, selalu cek kondisi ban. Sesuaikan tekanan untuk kenyamanan dan keamanan Anda berdasarkan standar tekanan angin ban yang telah ditentukan.

Oleh: Redaksi Momobil.id

Foto: iStock

mobil terkait

Rp 245.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 140.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 175.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 303.000.000

Individu

DEPOK

Rp 305.000.000

Individu

DEPOK

Rp 155.000.000

Individu

DEPOK


Kembali ke atas