Mengantisipasi Mesin Mobil Overheat di Tengah Perjalanan

Ditulis oleh : Redaksi momobil.id | 29 January 2019

Mengantisipasi Mesin Mobil Overheat di Tengah Perjalanan

Tips Mobil | Mobil Bekas

Nampak fit di luar tetapi tak sehat di bagian dalam. Umumnya terjadi pada mobil tua atau mobil baru yang tak terawat. Akan muncul masalahnya saat berkendara dengan kondisi macet atau berdurasi lama. Pertanda mesin mobil overheat paling mudah diketahui dengan ditandainya lampu atau jarum indikator temperatur menyala atau naik pada dashboard kemudi.

Penyebabnya beragam, mulai dari radiator, dinamo, hingga rusaknya ekstra fan. Jika masalahnya terjadi pada radiator, utamanya disebabkan oleh beberapa hal seperti air kurang atau habis, selang radiator bocor atau pecah, thermostat tersumbat atau rusak, dan tangki radiator bocor atau pecah.

Masalah yang disebabkan pada dinamo, terjadi karena dinamo motor fan lemah hingga mengganggu kerja kipas pendinginan pada radiator. Dampak yang kemudian berpengaruh pada kerja ekstra fan, berlanjut pada pendinginan tak sempurna pada mesin.

Pada intinya, penyebab masalah tersebut merupakan satu-kesatuan sistem pendinginan yang jika bermasalah pada salah-satunya akan menyebabkan mesin terganggu cooling system-nya. Jika masalah ini dibiarkan, dampak terparah adalah turun mesin.

Penanganan pertama agar tidak berdampak luas adalah ketika indikator temperatur menyala, segera tepikan mobil di tempat aman. Matikan mesin selama 15 – 20 menit agar dingin lebih dahulu.

Cek masalah mulai dari radiator. Cek tangki infus, tangki radiator, tutup radiator, dan selang-selang radiator. Masalah pada radiator hingga menyebabkan overheat biasanya adalah kurang air, kebocoran, atau tersumbat sirkulasinya. Penanganan sementara masalah pada radiator adalah mengisi air pada tangki infus dan tangki radiator, ganti tutup radiator jika bermasalah injeksinya, tambal kebocoran atau ganti selang jika pecah.

Masalah yang agak rumit ditangani secara darurat ada pada ekstra fan dan dinamo. Dalam hal ini penanganan terampuhnya adalah diserahkan pada ahlinya. Jika Anda mendapatkan masalah ini, lakukan langkah pendinginan berkali-kali. Jalankan mobil Anda sambil memantau indikator temperatur, jika naik segera hentikan untuk pendinginan. Lakukan berulangkali hingga menemukan bengkel terdekat.

Mesin overheat butuh pengecekan komprehensif. Meski penanganan pertama dapat Anda lakukan sendiri, namun sifatnya temporer. Segeralah mencari bengkel terdekat untuk penanganan menyeluruh. Pelajaran dari hal ini adalah, jangan abaikan kondisi mobil sebelum digunakan. Biasakan mengecek lebih dulu kondisinya.

Oleh: Redaksi Momobil.id

Foto: iStock


Kembali ke atas