12 Juni 2024, 16:02 WIB
Ditulis oleh Danang Setiaji

momobil.id – Seiring waktu pemakaian, ban mobil perlu mendapat rotasi. Artinya, ban depan bisa ditaruh di belakang dan sebaliknya.
Demikian juga ban yang ditaruh sebelah kiri, bisa dirotasi ke sebelah kanan. Ada tujuannya mengapa ban mobil perlu mendapat rotasi secara berkala.
Tujuan utama merotasi ban mobil sebenarnya agar tak ada ban yang lebih cepat aus. Dengan melakukan rotasi, keausan ban bisa merata.
Ban depan biasanya lebih cepat aus karena sering digunakan untuk berbelok. Faktor lain yang mempengaruhi keausan ban yakni bobot beban yang berbeda antara ban depan dan belakang.
Itu sebabnya, idealnya ban mendapat rotasi setiap 10.000 km sekali agar keausannya merata. Rotasi ban yang dilakukan secara berkala bisa memperpanjang usia pemakaian sekaligus menjaga performa berkendara tetap stabil.
Adapun selain mendapat rotasi, ban mobil juga perlu mendapat spooring dan balancing. Pada dasarnya, spooring bertujuan untuk menyelaraskan roda bagian depan, kanan, dan kiri. Spooring juga berguna menjaga stabilitas kendaraan, mulai dari setir yang ringan, menjaga gaya putar setelah belok, dan mencegah kendaraan belok sendiri setelah dilepas.
Baca juga: Situasi Seperti Ini Bisa Memicu Timbulnya Benjolan Pada Ban Mobil, Cegah Sebelum Kejadian
Selain spooring, pemilik mobil juga perlu melakukan balancing agar roda bagian depan dan belakang kembali menjadi pararel. Hal ini dilakukan menggunakan alat wheel balancer guna mengetahui titik berat yang tidak seimbang. Roda akan diberi pemberat timah (weight balance) yang dipasang pada pelek sesuai dengan beban yang dibutuhkan.
Jika disimpulkan, spooring merupakan proses pelurusan kembali kedudukan empat ban seperti awal. Sedangkan balancing menyeimbangkan keempat roda agar putarannya menjadi seimbang. Spooring dan balancing ini juga bisa dilakukan tiap 10.000 km sekali atau maksimal tiap 20.000 km.
Mobil Baru
Mobil Bekas
Tukar Tambah
Bandingkan
Test Drive
Simulasi Kredit