Alasan Mengapa Pemilik Mobil Perlu Melakukan Rotasi Ban

Ditulis oleh : Syah Rezi Tungga Dewi

3 October 2019

Alasan Mengapa Pemilik Mobil Perlu Melakukan Rotasi Ban

momobil.id – Menjaga dan merawat bagian mobil merupakan kewajiban yang perlu dilakukan pemilik kendaraan. Salah satu komponen yang perlu dirawat ialah ban mobil. Guna menjaga kondisi ban mobil tetap prima, rotasi ban mobil perlu dilakukan. Namun sebenarnya, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan rotasi ban mobil?

Rotasi ban mobil merupakan sebuah cara yang biasa dilakukan agar keempat ban mobil terpakai secara merata. Proses ini melibatkan ban di semua sisi, bahkan termasuk ban serep dengan jenis full size berukuran sama seperti ban utama. Cara merotasi ban ini dilakukan secara menyilang, yakni ban depan-kanan dipindah ke belakang-kiri.

Lalu ban belakang-kanan dipindah ke ban depan-kiri, begitu juga sebaliknya. Sebagai catatan, hal ini hanya berlaku untuk ban biasa. Untuk ban radial, rotasinya hanya bisa depan belakang. Misalnya ban depan kanan dengan ban belakang kanan, dan tidak bisa disilang.

Bagaimana dengan ban serep? Ban serep yang dipakai pun perlu dirotasi. Namun perlakuannya berbeda, tergantung jenis ban serep tersebut. Ban serep jenis full size bisa dirotasi, sedangkan jenis temporary tidak bisa dirotasi. Ban serep jenis temporary cukup dijaga tekanan anginnya. Isi ban serep dengan tekanan sedikit lebih tinggi dibanding yang direkomendasikan untuk mengantisipasi penyusutan udara di dalam ban serep temporary.

Adapun rotasi ban bisa dilakukan setiap 7.000 km hingga 10.000 km. Jika pemilik mobil sering memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sebaiknya rotasi ban dilakukan setiap 5.000 km sekali.

Mengapa perlu melakukan rotasi ban?

Seiring waktu pemakaian, ban akan bertambah aus atau botak. Biasanya ban mobil yang paling cepat aus adalah ban bagian depan. Hal ini dikarenakan ban depan memiliki tugas lebih banyak dibanding ban belakang.

Ban depan bertugas menarik semua komponen kendaraan sehingga kendaraan dapat melaju. Selain itu, ban depan juga beperan sebagai pengatur arah gerakan mobil, dan menjadi tumpuan seluruh berat kendaraan saat terjadi pengereman.

Dengan demikian, tidak mengherankan jika ban depan yang lebih sering aus jika dibandingkan dengan ban belakang. Untuk mengindarinya, maka diperlukan rotasi ban agar kondisi ban menjadi sama rata. Jika tak bisa mengganti ban sendiri, pemilik mobil harus rajin untuk pergi ke bengkel dan melakukan rotasi ban mobil jika sudah waktunya.

Sumber gambar: Car Medic

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas