Mengapa Sebaiknya Mencopot Stiker Barcode di Kaca Mobil?

momobil.id - Ketika melihat mobil baru yang akan diantarkan ke pembeli, pernahkah kamu memperhatikan ada stiker barcode berwarna putih yang biasanya menempel di kaca samping bagian belakang? Stiker itu ternyata memuat informasi yang cukup penting, yakni nomor mesin, nomor rangka, dan warna kendaraan.

Sayangnya, belum banyak yang memahami hal tersebut. Beberapa pemilik mobil ada yang membiarkan stiker ini tetap terpasang. Jika terus dibiarkan, informasi dalam stiker barcode dikhawatirkan akan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, jika stiker ini dibiarkan maka dikhawatirkan memicu kasus pemalsuan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). "Takutnya informasi dalam barcode digunakan untuk pemalsuan BPKB," kata Amelia seperti dilansir CNNINdonesia.

Lebih lanjut Amelia menjelaskan bahwa fungsi stiker tersebut sebenarnya untuk kegiatan logistik sebelum sampai ke tangan konsumen. Contohnya, saat memindahkan mobil baru dari pabrik ke dealer. Meski memiliki kekhawatiran tersebut, Amelia mengatakan hingga saat ini belum ada laporan yang diterimanya terkait penyalahgunaan stiker barcode tersebut.

Baca Juga: Alasan Hankook Tire Fokus Menggarap Segmen Mobil Premium

Hal serupa juga disampaikan oleh Repair Service Manager Workshop Departement Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM), Iwan Abdurahman. Menurutnya stiker itu dipasang untuk kepentingan selama proses pengiriman dari pabrik ke dealer.

"Jadi ketika konfirmasi nomor rangka dan lain sebagainya tidak harus membuka kap mesin," jelas Iwan seperti dilansir Otomania. Iwan pun menyarankan stiker tersebut sebaiknya dilepas saja oleh konsumen demi alasan keamanan.

Bagaimana cara mencopot stikernya?

Stiker barcode yang menempel pada kaca mobil baru biasanya memiliki tingkat kelengketan yang sangat baik. Jika berhasil dicopot, masalah berikutnya adalah bahan perekat yang sulit hilang di area bekas label stiker.

Meski begitu, jangan memaksakan menghilangkan bekas perekat tersebut menggunakan benda tajam atau tumpul karena bisa membuat kaca mobil kamu tergores. Seperti dilansir CNNIndonesia, berikut beberapa cara aman yang bisa kamu coba untuk menghilangkan bekas stiker tersebut:
  • Gunakan hair dryer: udara panas dari pengering rambut mampu melemaskan lem stiker, namun tetap aman bagi kaca mobil.
  • Mentega: mentega memiliki reaksi kimiawi yang mampu mengurangi daya rekat lem stiker. Caranya, baluri permukaan stiker dengan mentega. Tunggu hingga beberapa menit agar stiker melunak, lalu copot stiker dengan hati-hati.
  • Minyak kayu putih: oleskan di permukaan stiker, tunggu hingga beberapa menit dan lepas secara perlahan. Setelah terlepas, bersihkan sisa lem hingga tak berbekas dengan lap yang dibaluri minyak kayu putih.
Penulis: Danang Setiaji

Sumber gambar: IST

Berita Terbaru

  • Tarif BBNKB DKI Jakarta Naik, Apa Dampaknya Bagi Pasar Mobil Bekas?
    • 27 Jun 2019
  • Mengapa Perlu Melakukan Spooring dan Balancing?
    • 27 Jun 2019
  • Tiga Faktor yang Membuat Warna Cat Mobil Menjadi Pudar
    • 26 Jun 2019
  • Kenali Ciri-ciri Alternator Bermasalah Supaya Mobil Tidak Mogok
    • 25 Jun 2019
  • Perbedaan Body Kit Plastik dan Fiber, Apa Kelebihan dan Kekurangannya?
    • 25 Jun 2019