Mengenal Fitur Vehicle Stability Control dan Cara Kerjanya

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 30 March 2023

Mengenal Fitur Vehicle Stability Control dan Cara Kerjanya

momobil.id – Saat ini, sebagian besar mobil yang beredar sudah dibekali dengan beragam fitur keselamatan yang mampu mencegah terjadinya potensi kecelakaan. Salah satunya adalah fitur Vehicle Stability Control, atau VSC. Lantas, apa fungsi dan bagaimana cara kerja dari VSC pada mobil?

Mengenal Vehicle Stability Control (VSC)

Vehicle Stability Control atau VSC merupakan teknologi yang mampu mendeteksi dan mencegah terjadinya understeer, oversteer, atau ban tergelincir ketika mobil dalam keadaan berbelok. VSC merupakan salah satu fitur keselamatan aktif yang mampu menangkap tanda-tanda manuver berbahaya. Fitur ini sudah diteliti oleh Insurance for Highway Safety (IIHS) dan terbukti dapat meminimalisir risiko kecelakaan hingga 56%.

Fungsi utama dari VSC adalah mengontrol laju mobil secara selektif ketika berkendara. Ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi dan melewati tikungan, fitur VSC akan secara otomatis mengontrol laju mobil agar tidak tergelincir, atau mengalami understeer dan oversteer. VSC sangat cocok digunakan saat cuaca buruk, atau melewati jalanan yang licin dan basah.

Komponen pada VSC

Fitur Vehicle Stability Control terdiri dari beberapa komponen. Berikut ini merupakan komponen pada VSC beserta fungsinya.

1. Switch Base dan Steering Angle Sensor

Komponen ini merupakan unit sensor kapasitor yang terpasang pada roda kemudi. Switch base dan steering angle sensor berfungsi untuk mendeteksi derajat putaran roda mobil.

2. VSC ECU

ECU VSC merupakan unit kontrol yang dikhususkan untuk komponen VSC. Komponen ini berfungsi menerima dan mengolah informasi dari seluruh komponen VSC. Nantinya informasi tersebut digunakan untuk memberi perintah mengurangi tenaga pada salah satu roda yang kehilangan traksi.

3. EFI ECU

Disebut juga sebagai orak dari kendaraan, EFI ECU berfungsi menerima data yang diberikan oleh VSC ECU. Data yang diterima kemudian dikomputerisasi untuk mengubah power timing setiap roda agar terhindar dari selip.

4. Stoplamp Switch

Komponen stoplamp switch merupakan saklar yang terletak pada pedal rem. Stoplamp switch berfungsi ketika pedal rem diinjak secara tiba-tiba dengan membaca grafik pergerakan solenoid dan menyalurkannya ke ECU VSC.

5. Vehicle Speed Sensor

Komponen ini merupakan sensor kecepatan pada mesin dan kendaraan. Vehicle speed sensor berfungsi mengirimkan sinyal berupa data kecepatan roda kendaraan. Letak komponen ini biasanya berada pada roda depan kendaraan.

Baca Juga: Mengenal Fitur Keselamatan Dalam Mobil

Cara Kerja Vehicle Stability Control

Sesuai dengan namanya, sistem pada VSC akan mengontrol laju dan kestabilan kendaraan. Ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi, roda kendaraan akan berputar lebih cepat untuk mengikuti tingkat kecepatan tersebut. Saat roda mengalami perputaran yang tinggi, seringkali pergerakan mobil menjadi lebih sulit untuk dikontrol akibat adanya overspin.

Ketika roda mengalami overspin dan VSC diaktifkan, sensor pada VSC akan menangkap kecepatan putaran roda. Setelah VSC melihat kecepatan roda yang berada di atas batas normal, fitur ini secara otomatis akan mengatur torsi agar roda tidak mengalami slip atau tergelincir. Dengan demikian pergerakan mobil akan dapat dikendalikan.

Salah satu contoh kondisi yang membuat fitur ini bekerja adalah hujan lebat dan jalanan basah. Traksi roda akan berkurang ketika melewati jalanan licin dan mampu mempengaruhi pengendalian mobil. Adanya VSC mampu membuat roda mobil terkendali dengan aman.

mobil terkait

Rp 122.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 205.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 137.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 115.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 92.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 127.000.000

Individu

SEMARANG


Kembali ke atas