Mengenal Istilah BPKB Mobil dan Cara Mengurusnya

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 8 August 2023

Mengenal Istilah BPKB Mobil dan Cara Mengurusnya

momobil.id – Ketika membeli mobil baru atau bekas, pemilik mobil akan diberikan surat-surat kepemilikan, salah satunya adalah BPKB. Mobil tanpa BPKB bisa dikatakan sebagai mobil bodong. Hal ini tentunya dapat menimbulkan masalah, terlebih ketika ditilang oleh polisi. Untuk lebih mengenal surat BPKB mobil, berikut istilah, fungsi, dan cara mengurus BPKB yang hilang.

Istilah BPKB Mobil

Istilah BPKB mobil merupakan singkatan dari Buku Pemilik Kendaraan Bermotor. Dokumen ini berisi tentang informasi lengkap mengenai kepemilikan sebuah kendaraan. BPKB menjadi tanda keabsahan kepemilikan kendaraan. Pada umumnya, BPKB akan diberikan setelah membeli mobil baru atau bekas

Buku resmi kepemilikan kendaraan ini dikeluarkan oleh Satuan Lalu Lintas POLRI (SATLANTAS). Pembuatan dari BPKB dibuat di masing-masing daerah dan kepengurusannya berdasarkan domisili dari pemilik mobil berada.

Selain sebagai bukti kepemilikan kendaraan, surat BPKB merupakan surat yang penting karena digunakan sebagai kelengkapan berkendara. Oleh karena itu, pemilik mobil disarankan untuk menyimpan BPKB hati-hati dan tidak memberikannya dengan sembarangan.

Fungsi dari Surat BPKB

Surat BPKB memiliki fungsi yang sangat penting, karena bersifat resmi. Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari surat BPKB.

1. Bukti Keabsahan Kepemilikan Kendaraan

BPKB berfungsi sebagai bukti resmi yang menunjukkan kepemilikan yang sah dari kendaraan bermotor tersebut. Surat tersebut dikeluarkan oleh pihak berwenang seperti departemen transportasi atau badan otoritas yang terkait. Selain itu, nama dari pemilik kendaraan juga tercantum dalam surat BPKB.

2. Mempermudah Identifikasi Kendaraan

BPKB dapat digunakan untuk mengidentifikasi kendaraan. Sebagai bukti registrasi, BPKB dapat digunakan untuk menyelidiki berbagai kasus kejahata curanmor. Selain itu, adanya BPKB juga dapat menjauhkan pemilik mobil dari kasus kejahatan jual mobil secara ilegal.

3. Registrasi Kendaraan

BPKB diperlukan saat proses pendaftaran awal kendaraan di departemen transportasi. Dokumen ini akan diarsipkan salam sistem pemerintah untuk mencatat kepemilikan kendaraan. Dengan adanya BPKB, pemerintah dapat memonitor jumlah kendaraan dan pemasukan negara bukan pajak.

4. Bisa Digunakan untuk Mengajukan Pinjaman

BPKB juga bisa digunakan sebagai jaminan pinjaman saat pemilik mobil membutuhkan dana. Untuk melakukan pinjaman, pemilik mobil bisa mengajukan ke beberpa tempat, misalnya Bank, Pegadaian, hingga lembaga kredit lainnya.

5. Refinancing Kendaraan

BPKB bisa difungsikan untuk refinancing atau pendanaan kembali kendaraan. Hal ini tentu membuat cicilan cicilan kendaraan menjadi lebih ringan.

6. Keperluan Pajak dan Biaya

Selain bukti kepemilikan kendaraan, BPKB juga bisa digunakan dalam proses pembayaran pajak kendaraan atau biaya adminstratif lainnya yang berhubungan dengan kepemilikan kendaraan.

Isi dari BPKB

Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atau BPKB memuat informasi mengenai pemilik kendaraan beserta kendaraannya. Berikut merupakan daftar isi dari BPKB baru.

  1. Hukum Penerbitan BPKB
  2. Data Pemilik Kendaraan
    • Nama pemilik
    • Pekerjaan
    • Alamat tempat tinggal
    • Nomor KTP/TDP
    • Tanda tangan pemilik kendaraan
    • Tempat dan waktu pengesahan BPKB
    • Kepala kepolisian daerah yang mengesahkan BPKB
  3. Data Mengenai Unit Kendaraan
    • Nomor registrasi
    • Merek kendaraan
    • Tipe
    • Jenis kendaraan
    • Model kendaraan
    • Tahun pembuatan kendaraan
    • Isi silinder kendaraan (dalam cc)
    • Warna kendaraan
    • Nomor rangka/NIK/VIN
    • Nomor mesin
    • Bahan bakar
    • Jumlah sumbu
    • Jumlah roda
  4. Data Mengenai Faktur dari ATPM
    • Nomor Faktur
    • Tanggal Faktur
    • Nama APM/Importir
    • Nomor PIB
    • Nomor SUT/SRUT
    • Nomor TPT
    • Nomor form A/B/C
    • Data lainnya
  5. Catatan dari Petugas Samsat atau Kepolisian
  6. Nomor Register dari Pihak Kepolisian

Baca Juga: Begini Cara Mudah Mengurus Balik Nama Mobil

Cara Mengurus BPKB Baru atau Hilang

Pemilik mobil yang kehilangan BPKB otomatis kehilangan kepemilikan kendaraannya. Oleh karena itu, pemilik mobil harus segera mengurus BPKB yang hilang. Berikut ini merupakan cara mengurusnya.

1. Dokumen yang Perlu Dipersiapkan

Berikut ini merupakan sejumlah dokumen yang wajib dipersiapkan untuk kepengurusan BPKB.

  • Surat pernyataan kehilangan BPKB (diberi materai dan ditandatangani pemilik mobil)
  • Surat keterangan kehilangan BPKB dari kepolisian setempat
  • KTP pemilik kendaraan beserta fotokopinya
  • SIM pemilik kendaraan beserta fotokopinya
  • Berita Acara Pemeriksaan (BAP) singkat dari Bareskim (Badan Reserse Kriminal)
  • STNK asli beserta fotokopiannya
  • Catatan pajak yang berlaku
  • Pemberitaan BPKB hilang di media massa
  • Hasil cek fisik kendaraan yang dilegalisir
  • Fotokopi BPKB lama atau nomor BPKB
  • Formulir permohonan

2. Cara Mengurus BPKB

Berikut ini merupakan langkah mengurus BPKB yang hilang.

  • Mengunjungi kantor Samsat terdekat
  • Mengisi formulir permohonan BPKB
  • Serahkan seluruh dokumen persyaratan ke loket BPKB
  • Melakukan pembayaran di loket bank
  • Menyerahkan bukti pembayaran ke loket pembuatan BPKB
  • Pemilik kendaraan menunggu proses pembuatan BPKB dan ambil BPKB sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan.

3. Biaya yang Dikeluarkan

Rincian biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan BPKB baru sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No.60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Berikut rincian biayanya.

  1. BPKB hilang untuk kendaraan roda dua atau tiga = Rp225.000,-
  2. BPKB hilang untuk kendaraan roda empat atau lebih = Rp375.000,-

mobil terkait

Rp 158.000.000

Individu

BANYUASIN

Rp 175.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 285.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 370.000.000

Individu

MAGELANG

Rp 165.000.000

Individu

SIDOARJO

Rp 145.000.000

Individu

SIDOARJO


Kembali ke atas