Mengenal Komponen dan Cara Kerja Mobil Hybrid

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 26 September 2023

Mengenal Komponen dan Cara Kerja Mobil Hybrid

momobil.id – Saat ini banyak kendaraan elektrifikasi yang beredar di pasar otomotif Indonesia. Salah satu jenis kendaraan elektrifikasi yang dijual adalah mobil hybrid. Yuk kenali komponen dan cara kerja mobil hybrid di bawah ini!

Mobil hybrid merupakan jenis kendaraan yang menggunakan dua sumber energi, yakni mesin pembakaran internal dan motor listrik yang ditenagai baterai. Perpaduan antara motor listrik dan mesin konvensional mampu membuat mobil hybrid lebih efisien dan irit bahan bakar.

Cara Kerja Mobil Hybrid Berdasarkan Jenisnya

Berikut ini merupakan cara kerja mobil hybrid berdasarkan jenisnya.

1. Mild Hybrid

Tergolong mobil hybrid, pada dasarnya mobil mild hybrid adalah mobil bermesin konvensional. Jenis mobil ini menggunakan mesin dengan pembakaran internal (ICE) sebagai sumber penggerak utama.

Mobil mild hybrid tidak memiliki motor listrik sebagai sumber tenaga alternatif. Komponen utamanya terdiri dari baterai dan komponen Integrated Starter Generator (ISG) yang menggantikan alternator konvensional.

Ketika mobil dalam keadaan berhenti, mesin akan non-aktif sesaat. Namun, seluruh sistem pada mobil akan tetap menyala dan bekerja dengan normal. Energi yang dibutuhkan untuk mendukung kerja sistem yang menyala disuplai dari baterai.

2. Full Hybrid (Hybrid Seri)

Mobil full hybrid menggunakan mesin bensin sebagai tenaga dan sumber utama penggeraknya. Jenis mobil full hybrid memiliki motor listrik, namun fungsinya untuk memberikan tenaga tambahan ketika diperlukan.

Pada mobil berjenis full hybrid menggunakan sumber tenaga dari motor listrik ketika berkendara di kecepatan rendah. Sementara pada kecepatan tinggi, motor listrik dan mesin bensin akan bekerja secara bersamaan untuk menggerakan mobil. Oleh karena itu, jenis mobil ini lebih irit jika dibandingkan dengan mobil bermesin konvensional karena irit bahan bakar.

Ketika mobil melakukan pengereman, motor dari penggerak roda menghasilkan daya listrik yang kemudian disalurkan untuk mengisi daya baterai.

3. Standard Hybrid (Hybrid Paralel)

Jenis mobil ini menggunakan mesin bensin dan motor listrik sebagai penggeraknya. Mobil standard hybrid mengubah energi yang dihasilkan oleh mesin bensin menjadi energi listrik yang digunakan untuk mengisi daya baterai.

Ketika dalam kecepatan rendah, motor listrik mengambil alih tenaga penggerak mobil. Mesin bensin kemudian akan bekerja secara penuh ketika mobil bergerak dengan kecepatan tinggi. Ketika daya baterai rendah, generator kemudian akan mengubah energi yang dihasilkan mesin bensin menjadi energi listrik untuk mengisi baterai.

Saat proses pengereman, generator dari energi gerak mobil sistem hybrid akan diubah menjadi energi listrik. Ketika mobil dalam keadaan berhenti sementara, peralatan elektronik akan mengambil daya dari baterai.

4. Plug-in Hybrid

Mobil dengan jenis plug-in hybrid memiliki cara kerja yang sama dengan jenis mobil hybrid lainnya. Sistem plug-in hybrid masih menggunakan mesin pembakaran internal dengan motor listrik. Meskipun demikian, mobil plug-in hybrid menggunakan baterai dengan kapasitas baterai yang lebih besar.

Baterai berkapasitas besar mampu membuat mobil plug-in hybrid melaju menggunakan tenaga baterai dan motor listrik dengan jangkauan jarak lebih luas. Mesin bensin hanya aktif ketika mobil kehabisan daya baterai. Mobil dengan jenis plug-in hybrid juga memiliki port pengisian daya, sehingga pemilik mobil bisa mengisi daya baterai di rumah atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).

Baca Juga: Mengenal Jenis Mobil Hybrid dan Keunggulannya Dibanding Mobil Konvensional

Komponen pada Mobil Hybrid

Setelah mengetahui cara kerja dari mobil hybrid, mobil dengan jenis ini terdiri dari beberapa komponen utama. Berikut ini merupakan sejumlah komponen yang ada pada mobil hybrid.

1. Mesin Pembakaran Internal

Komponen ini merupakan mesin bensin atau diesel yang sama digunakan oleh mobil konvensional pada umumnya. Mesin pembakaran internal terdiri dari beberapa komponen pendukung, meliputi cylinder block, cylinder head, piston, dan komponen lainnya. Pada mobil dengan sistem hybrid, mesin ini dirancang sedemikian rupa agar memiliki efisiensi yang maksimal. Mesin bensin memiliki fungsi menggerakkan mobil bergantian dengan motor listrik agar konsumsi bahan bakar lebih efisien.

2. Generator Listrik

Pada mobil hybrid, generator memiliki fungsi yang serupa dengan alternator. Komponen ini berfungsi memproduksi listrik agar dapat digunakan untuk menggerakan motor listrik dan mengisi daya baterai. Generator memanfaatkan putaran mesin pembakaran internal untuk menghasilkan energi listrik, kemudian energi tersebut disalurkan pada baterai dan motor listrik.

3. Motor Listrik

Motor listrik memiliki fungsi sebagai sumber tenaga penggerak pada mobil hybrid selain mesin konvensional. Komponen ini menggunakan arus listrik yang mengalir dari baterai sebagai penggerak dari kendaraan hybrid. Pada umumnya, motor listrik pada mobil hybrid lebih efisien pada mesin pembakaran dibandingkan dengan mobil konvensional.

4. Baterai

Baterai merupakan salah satu sumber energi utama pada mobil hybrid. Komponen ini berfungsi untuk menyimpan energi listrik yang kemudian digunakan oleh motor listrik untuk bergerak. Pada mobil listrik, baterai dirancang untuk memiliki ketahanan yang panjang agar pemakaiannya tahan lama.

5. Power Control Unit

Power control unit merupakan komponen pada mobil hybrid yang berfungsi mengatur energi listrik yang dibutuhkan dan dihasilkan pada masing-masing sumber tenaga untuk memutar roda. Komponen ini juga memiliki fungsi sebagai converter DC ke AC untuk memutar motor listrik, converter untuk meningkatkan tegangan listrik, dan DCDC converter.

6. Power Split Device

Power split device memiliki fungsi menyalurkan putaran dari mesin pembakaran atau motor listrik ke roda. Komponen ini menghubungkan dua sumber tenaga mobil dengan roda, sehingga mobil dapat bergerak. Posisi dari komponen ini berada dekat flywheel, tepatnya pada torque converter mobil matic atau kopling mobil manual.

Mobil Hybrid yang Dijual di Indonesia

Di Indonesia, sudah banyak mobil hybrid yang dijual di pasaran. Ada berbagai macam mobil hybrid di Indonesia. Berikut ini merupakan beberapa contoh mobil hybrid yang dijual di Indonesia berdasarkan jenisnya.

1. Mild Hybrid

  • Suzuki Ertiga Mild Hybrid
  • Suzuki XL7 Mild Hybrid

2. Full Hybrid / Standard Hybrid

  • Toyota Corolla Altis Hybrid
  • Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid
  • Toyota Camry Hybrid
  • Toyota Corolla Cross Hybrid
  • Wuling Almaz Hybrid
  • Toyota Alphard HEV
  • Toyota Yaris Cross HEV
  • Toyota C-HR HEV

3. Plug-in Hybrid (PHEV)

  • Toyota RAV4 GR Sport PHEV
  • Mitsubishi Outlander PHEV
  • Nissan Kicks e-Power

mobil terkait

Rp 173.990.000

Individu

BANDUNG

Rp 173.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 149.000.000

Individu

PEKANBARU

Rp 171.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 180.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 176.000.000

Individu

BANDUNG


Kembali ke atas