Pertamax Green 92, Calon Pengganti BBM Pertalite

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 6 September 2023

Pertamax Green 92, Calon Pengganti BBM Pertalite

momobil.id – PT Pertamina sedang mengembangkan bahan bakar minyak (BBM) Pertamax Green. BBM jenis baru ini digadang akan menjadi bahan bakar masa depan dengan campuran minyak mentah dan bahan nabati. PT Pertamina akan menyediakan jenis BBM baru, yaitu Pertamax Green 92.

Sebagai informasi, PT Pertamina telah meluncurkan Pertamax Green 95. Bahan bakar ini merupakan campuran dari Pertamax dan etanol 5%, serta memiliki tingket efisien yang lebih tinggi ketimbang Pertamax RON 95. Kali ini PT Pertamina akan membuat bahan bakar dengan efisiensi lebih rendah dengan harga yang lebih murah.

Berdasarkan kabar yang beredar, pemerintah nantinya akan menggantikan Pertalite RON 90 yang saat ini beredar dengan Pertamax Green 92. Lantas, apa kelebihan dari BBM dengan campuran bahan etanol tersebut?

Tentang Pertamax Green 92

Pertamax Green 92 merupakan bahan bakar uang diposisikan di bawah Pertamax Green 95. Kabarnya, bahan bakar ini akan menggantikan Pertalite RON 90 yang saat ini beredar sebagai bahan bakar subsidi dari pemerintah.

Meskipun memiliki nama Pertamax, bahan bakar baru ini menggunakan campuran dari Pertalite. Pertamax Green 92 dibuat dari campuran Pertalite dan tujuh persen etanol. Berdasarkan campuran antara etanol tujuh persen dan Pertalite, diperoleh angka oktan yang naik menjadi RON 92.

Kehadiran BBM Pertamax Green 92 merupakan salah satu bagian dari program Langit Biru. Sebagai informasi, tahap pertama dari program ini adalah menggantikan Pertalite RON 88 dengan RON 90 pada 2021 lalu.

Jika demikian, maka pilihan bahan bakar bensin Pertamina di tahun 2024 akan berubah. Akan ada tiga pilihan varian bahan bakar, yaitu Pertamax Green 92, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo.

Baca Juga: Pertamax Green 95, BBM Bioetanol dari Pertamina

Alasan Pemerintah Mengganti BBM Pertalite

Penggantian bahan bakar Pertalite RON 90 dengan Pertamax Green 92 oleh pemerintah bukan tanpa alasan. Dilansir dari detikOto, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyebut tiga alasan utama.

Pertama, hadirnya Pertamax Green 92 merupakan bagian dari program pemerintah yang bernama Langit Biru. Hal ini juga sejalam dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O. Dijelaskan bahwa kendaraan dengan periode produksi Oktober 2018 hingga saat ini harus menggunakan BBM dengan oktan 91.

“Program yang pertama kita menaikkan BBM bersubsidi dari RON 88 menjadi RON 90. Nah itu kita melanjutkan sesuai dengan rencana program langit biru tahap dua, di mana BBM subsidi kita naikkan dari RON 90 jadi RON 92,” kata Nike saat Rapat Dengar Pendapat Komisi VII.

Bahan bakar tersebut memiliki emisi gas buang yang lebih baik dibandingkan dengan Pertalite. Selain itu, Pertamax Green 92 juga memiliki oktan yang lebih tinggi dibandingkan dengan oktan minimum di Indonesia.

Kedua, Indonesia masih mengimpor minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara. Hadirnya BBM dengan etanol diharapkan mampu mempengaruhi pemenuhan energi dalam negeri. Selain itu, adanya Pertamax Green 92 juga mampu menurunkan impor gasoline.

mobil terkait

Rp 173.990.000

Individu

BANDUNG

Rp 173.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 149.000.000

Individu

PEKANBARU

Rp 171.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 180.000.000

Individu

BANDUNG

Rp 176.000.000

Individu

BANDUNG


Kembali ke atas