Waspada Bahaya Microsleep saat Berkendara, Begini Cara Menghindarinya

Ditulis oleh : redaksi | 19 July 2020

Waspada Bahaya Microsleep saat Berkendara, Begini Cara Menghindarinya

momobil.id – Microsleep adalah fenomena berbahaya bagi pengendara dan juga orang-orang di sekitarnya yang dapat terjadi pada siapapun juga. Biasanya, orang yang mengalami microsleep akan tertidur secara tiba-tiba meski hanya dalam sekejap. Mobil yang dikendarai akan keluar dari jalur, menabrak, dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Untuk mencegah microsleep atau tidur dalam sekejap ketika berkendara, berikut hal-hal yang harus diperhatikan.

Waspada jika tekanan darah rendah

Seperti disebutkan di atas, microsleep adalah momen ketika seseorang tertidur secara tiba-tiba. Bagi yang memiliki tekanan darah rendah, maka biasanya lebih cepat mengantuk dibanding yang memiliki tekanan darah normal. Karena itu, apabila memiliki riwayat tekanan darah rendah, ada baiknya jika membawa mobil secara bergantian.

Atur pola makan

Saat menempuh perjalanan jauh, sudah pasti tubuh akan mengalami kelelahan. Dalam kondisi lelah, pengemudi harus mengisi kembali tenaga dengan cara mengonsumsi makanan yang mudah dicerna oleh tubuh dan menyehatkan seperti buah, sayuran, telur, dan kacang-kacangan. Hindarilah makan makanan yang berat. Karena dengan mengkonsumsi makanan berat, tubuh justru lebih mudah mengantuk.

Istirahat tiap dua jam

Apabila hendak menempuh perjalanan panjang seperti mudik yang memakan waktu hingga berjam-jam, ada baiknya beristirahat setiap dua jam sekali. Istirahatkan badan sejenak dan hiruplah udara segar.

Cuci muka dan setel musik

Berkendara tanpa henti pada malam hari khususnya pada jam tidur antara pukul 11 malam hingga pukul 5 pagi akan sangat rawan ketiduran secara tiba-tiba. Saat rawan beginilah sangat penting posisiĀ co-driver di samping pengemudi untuk mengajak pengemudi mengobrol dan memantau situasi. Selain itu memutar musik dapat membantu tubuh tetap terjaga.

Jika rasa kantuk sudah demikian luar biasa, jangan dipaksakan. Berhentilah mengendarai sebentar, lalu cuci muka dengan air dingin. Mencuci muka biasanya akan memberikan kesegaran dan menghilangkan rasa ngantuk.

Berhenti jika sangat mengantuk

Jika sudah sangat mengantuk dan tidak bisa terjaga lagi, jangan memaksakan diri menempuh perjalanan. Segera cari tempat berhenti yang aman atau rest area, dan tidur sejenak. Hal ini akan memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan dapat memberikan kebugaran jika ingin meneruskan perjalanan. Jangan ceroboh dan mengambil risiko dengan tetap mengemudikan kendaraan dalam kondisi ngantuk berat.(Dwi Septi)


Kembali ke atas