Mitsubishi Hentikan Penjualan Outlander PHEV di Indonesia

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 28 February 2024

Mitsubishi Hentikan Penjualan Outlander PHEV di Indonesia

momobil.id – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghentikan penjualan dari SUV hybrid Mitsubishi Outlander PHEV. Stok dari SUV bertenaga mesin dan baterai ini bahkan sudah tidak tersedia di jaringan dealer Mitsubishi.

Presiden Direktur PT MMKSI, Atsushi Kurita mengatakan bahwa tidak adanya stok unit yang tersisa menjadi salah satu alasan dihentikannya penjualan Mitsubishi Outlander PHEV di Indonesia. Selain itu, mobil SUV bertenaga hybrid ini juga sudah ganti model di negara asalnya.

“Sekarang stok kami sudah habis Outlander PHEV. Sementara itu, di Jepang Outlander PHEV sudah ganti model dengan generasi baru sekitar dua tahun lalu dan ukurannya lebih besar serta performanya lebih baik,” ungkap Kurita di gelaran IIMS 2024 lalu.

Lantas, bagaimana dengan pengganti Outlander PHEV? Mitsubishi masih enggan meluncurkan generasi terbaru dari Outlander PHEV. Pada saat itu, Mitsubishi menghadirkan mobil SUV hybrid ini ketika kendaraan listrik belum populer. Kini kondisi pasar otomotif Indonesia sudah berubah dan Mitsubishi perlu mempertimbangkan kembali kehadiran dari penerus Outlander PHEV.

Penjualan dari Outlander PHEV di Indonesia pun cukup sedikit. Berdasarkan data dari Gaikindo, total penjualan mobil SUV hybrid selama tahun 2022 hanya sebanyak 10 unit. Sementara tahun 2023 hanya terjual 3 unit.

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Mitsubishi L100EV yang Rilis di IIMS 2024

Mengenal Mitsubishi Outlander PHEV

Di Indonesia, Mitsubishi Outlander PHEV pertama kali diperkenalkan pada GIIAS 2019 lalu. Mobil ini awalnya dijual dengan harga Rp1,3 miliar. Namun, harganya sendiri mengalami penurunan pada tahun 2022 menjadi Rp890 juta.

Pada segi performa, Outlander PHEV ditenagai oleh mesin bensin Atkinson-Cycle berkapasitas 2.400 cc serta motor listrik pada penggerak depan dan belakang. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik mampu menghasilkan tenaga maksimal 132 dk dan torsi 211 Nm. Motor listriknya masing-masing berdaya 80 dk dan 95 dk.

SUV listrik ini juga dilengkapi oleh baterai 13,8 kWh yang sudah mendukung pengisian daya cepat atau fast charging. Pengisian daya baterai 0-80% membutuhkan waktu 25 menit saja.

Mitsubishi Outlander PHEV memiliki sejumlah opsi mode berkendara. Pertama adalah mode EV, dimana mesin bensin bekerja sebagai generator untuk mengisi daya baterai yang digunakan sebagai sumber tenaga utama. Selanjutnya ada mode hybrid paralel, yang memungkinkan daya baterai diisi oleh motor listrik. Apabila baterai membutuhkan tenaga lebih besar, maka mesin bensin akan bekerja menyalurkan tenaga ke baterai.

mobil terkait

Rp 440.000.000

Individu

JAKARTA SELATAN

Rp 259.000.000

Individu

BOGOR

Rp 235.000.000

Individu

TANGERANG

Rp 228.000.000

Individu

TANGERANG

Rp 241.000.000

Individu

TANGERANG

Rp 170.000.000

Individu

TANGERANG


Kembali ke atas