Mobil Matic Mogok, Apakah Boleh Didorong?

Ditulis oleh : admin | 8 July 2019

Mobil Matic Mogok, Apakah Boleh Didorong?

momobil.id – Perbedaan antara mobil transmisi manual dengan otomatis (matic) ternyata tak melulu mengenai jeroan komponen maupun perawatan rutinnya. Perbedaan ini juga bisa ditemui terkait perlakuan pada mobil transmisi manual dan transmisi otomatis ketika sedang mogok.

Saat mobil bertansmisi manual mengalami mogok, pengemudi diperbolehkan mendorong mobilnya sembari memasukkan transmisi ke gigi satu atau dua dan menekan gas secara perlahan. Namun pada mobil matic, perlakuan seperti ini sangat tidak dianjurkan. Pada prinsipnya, mendorong mobil matic diperbolehkan asal jaraknya dekat seperti memindahkan mobil ke bahu jalan. Saat memindahkan, pastikan juga posisi transmisi berada di tuas N atau netral.

Lalu, apakah mobil boleh didorong hingga mesin hidup seperti mobil manual? Jawabannya adalah tidak. Alasan utama mengapa hal ini tak boleh dilakukan karena pada transmisi matic ada pompa hidrolik yang bekerja melumasi transmisi saat mesin hidup. Saat mobil matic mogok dan mesin tidak menyala, maka pompa hidrolik tidak bekerja. Jika dipaksa didorong, maka tranmisi akan ikut berputar (karena didorong). Lantaran tak ada pelumas saat berputar, maka bisa mengakibatkan kerusakan karena transmisi bekerja secara paksa.

Solusinya, mobil matic yang mogok sebaiknya diangkut gendong menggunakan towing. Namun jika kebetulan tak ada unit towing gendong, mobil matic boleh saja diderek asal roda penggeraknya ikut terangkat. Sebagai contoh, pada mobil matic yang menggunakan roda penggerak depan (FWD), maka roda depan mobil tak boleh menyentuh tanah saat diderek. Jika mobil menggunakan roda penggerak belakang (RWD), maka roda belakang tak boleh menyentuh tanah saat diderek.

“Kalau memang jarak dekat atau sekadar memindahkan mobil ke bahu jalan, boleh saja menggunakan posisi transmisi N. Untuk kecepatan mobil sendiri (saat didorong maupun diderek), jangan melebihi 30 km/jam. Lalu towing segera ke bengkel resmi terdekat,” ujar Supervisor Business Area Sales Department Retail Division PT Astra Otoparts, Chinto Adiputera, seperti dilansir Kompas.com.

Adapun seperti telah disebutkan di atas, mendorong mobil matic yang mogok akan membuat transmisi bekerja paksa tanpa dialiri pelumas. Konsekuensinya, akan ada komponen yang rusak mulai dari disc clucth, housing, body valve, dan sebagainya. Karena itu, mobil matic yang mogok sebaiknya diangkut menggunakan towing atau diderek dengan catatan roda penggerak tak menyentuh aspal. Jika sudah sampai di bengkel resmi, laporkan pada petugas bengkel bahwa mobil sempat didorong atau diderek agar bisa langsung memeriksa dan melakukan pencegahan pada komponen yang berpotensi rusak seperti planetray gear dan converter torque.

Tip supaya mobil tidak mogok

Baik mobil transmisi manual atau otomatis, aki tetap menjadi komponen penting karena bertugas menyimpan dan mengalirkan aliran listrik supaya mesin mobil bisa menyala. Tak sedikit kasus mobil mogok karena mengabaikan perawatan komponen yang satu ini.

Menurut Koordinator Eksekutif Technical Service Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosadi, salah satu tip menghindari mobil matic mogok yakni dengan memanaskan atau menghidupkan mesin setidaknya sekali seminggu jika mobil jarang digunakan. Tujuannya untuk melihat apakah komponen elektrik berfungsi normal.

“Paling tidak 15 menit. Hindari mendengarkan atau menyalakan audio saat kondisi mesin mati. Lalu pastikan semua lampu-lampu sudah dalam posisi off saat meninggalkan mobil,” kata Anjar.

Baca Juga: Banyak tikus bersarang di kap mobil, bagaimana cara mengusirnya?

Bila mobil lama tak digunakan, pemilik mobil sebaiknya melakukan pemeriksaan kondisi aki. Caranya bisa dengan mengecek terminalnya. Jika aki basah, periksa juga kondisi cairannya. “Kalau terminal kendor, dikencangkan. Kalau cairannya kurang, silakan ditambah,” tuturnya.

Gejala aki yang tidak sehat, kata Anjar, sebenarnya bisa diketahui dari performa kelistrikan pada mobil tersebut. Seperti sulit menghidupkan mobil, sorot lampu-lampu kurang maksimal, hingga suara klakson yang aneh. Jika mendapati gejala seperti ini, sebaiknya mobil segera dibawa ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan.

Tertarik mencari mobil bekas berkualitas dengan harga terjangkau? Momobil menyediakan beragam listing mobil pilihan dan Personal Assistant yang siap membantu Anda mendapatkan kendaraan idaman.

Sumber gambar: IST


Kembali ke atas