Pindah dari Tuas Tranmisi D Mobil Matic, Apakah Perlu Ngerem Dulu?

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 14 October 2021

Pindah dari Tuas Tranmisi D Mobil Matic, Apakah Perlu Ngerem Dulu?

momobil.id – Pengoperasian mobil matic memang terbilang mudah. Secara teknis, pengemudi hanya perlu memindahkan tuas transmisi ke posisi D agar mobil bisa berjalan. Namun yang sering membuat bimbang, apakah pengemudi mobil matic perlu mengerem dulu ketika ingin memindahkan tuas transmisi dari posisi D?

Meski hanya menginjak gas dan rem, pengemudi mobil matic sebaiknya tetap menyesuaikan tuas transmisi sesuai kondisi jalan. Misalnya saat hendak melewati jalan menanjak, maka sebaiknya memindahkan tuas transmisi ke posisi yang lebih rendah.

Dalam praktiknya, mobil matic memang masih bisa melewati tanjakan dengan posisi tuas transmisi di posisi D, khususnya jalan menanjak yang panjang dan tak terlalu curam. Terlebih lagi matik konvensional AT, ketika pengemudi menginjak pedal gas saat menanjak, yang terjadi rasio giginya membaca putaran mesin lebih tinggi dari lajunya. Sehingga bisa berpindah langsung turun sendiri giginya baik dari D ke 3 atau 2.

“Tapi tentunya membuat berkendara jadi tidak nyaman, anjut-anjutan. Maka dari itu agar menanjaknya bisa lancar sebaiknya langsung turun gigi ke yang lebih rendah,” jelas penggawa bengkel spesialis mobil matik Worner Matic, Hermas Prabowo, seperti dilansir kumparan.

Hal ini dilakukan guna mobil tak kehilangan tenaga dan momentum ketika menanjak. Sebab, ketika melakukan perpindahan ke gigi yang lebih rendah, ini akan membuat momentum kehilangan torsi yang berakhir mobil kehilangan tenaga dan mengalami kesulitan menanjak.

Nah, untuk menerjang tanjakan dengan mobil matik, bisa gunakan tahapan yang sama seperti mobil manual. Yakni berpindah-pindah pakai gigi rendah supaya torsi dan tenaga bisa membantu mobil nanjak.

Baca juga: Isi Bensin di SPBU Mesti Matiin Mesin Mobil, Mau Tau Apa Sebabnya?

Sayangnya, Hermas menambahkan, banyak pengemudi matik yang masih ragu dan bingung. Pemahaman pengemudi mengenai mobil matik hanya sebatas injak gas dan rem, tidak disertai dengan teknik menanjak yang tepat.

Sehingga masih banyak yang kurang paham menurunkan gigi bisa langsung atau harus berhenti terlebih dulu. Ini membuat banyak pengemudi matik memilih untuk memposisikan tuas transmisi di D. “Sebenarnya tak perlu berhenti dulu, jalan seperti biasa dan pindahkan dari D kemudian ke 3, lalu ke 2, seterusnya ke L atau 1 bisa, D langsung ke 2 juga bisa,” lanjutnya.

Hermes mengingatkan, mengemudikan mobil matik AT dalam posisi D artinya laju kendaraan akan bertahap, yaitu dari gigi 1 hingga 4. Jika menggeser ke 3 atau overdrive, maka percepatan hanya dari 1 sampai 3. Posisi itu ideal untuk menyalip atau ketika dihadapkan dengan tanjakan ringan.

Kemudian bergeser ke 2, maka perpindahan giginya hanya 1 ke 2. Posisi tersebut ideal untuk melawan tanjakan yang curam cenderung panjang. Sedangkan gigi L atau 1, digunakan untuk melahap jalanan curam yang pendek, ini berguna untuk mencegah perpindahan gigi ke yang lebih tinggi.

mobil terkait

Rp 185.000.000

Individu

TANGERANG SELATAN

Rp 187.000.000

Individu

PADANG

Rp 195.000.000

Individu

JAKARTA PUSAT

Rp 287.000.000

Individu

TANGERANG SELATAN

Rp 328.000.000

Individu

PURWAKARTA

Rp 195.000.000

Individu

PURWAKARTA


Kembali ke atas