Paten e-Beetle Didaftarkan, VW Kodok Bangkit Kembali?

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 27 July 2020

Paten e-Beetle Didaftarkan, VW Kodok Bangkit Kembali?

momobil.id – Melihat kurangnya minat konsumen pada produk VW Beetle dan kecenderungan pada model VW yang lebih rasional, Volkswagen terpaksa menyuntik mati Beetle atau VW Kodok sejak tahun lalu. Namun saat ini beredar rumor bahwa VW akan kembali membangkitkan Beetle setelah pabrikan asal Jerman itu mendaftarkan paten nama e-Beetle.

Rumor ini berawal dari serangkaian paten yang dibocorkan oleh anggota forum VWIDTalk, yang mana nama Beetle telah terdaftar lagi. Namun, seperti dilansir Oto.com, bukan beregenerasi seutuhnya. Melainkan beralih menjadi mobil listrik dengan nama e-Beetle. Jika benar, maka penerus Beetle bakal mengisi line up sub-merek elektrik VW ID.

Nama e-Beetle didaftarkan pada EUIPO (European Intellectual Property Office). Karena baru sebatas paten, bisa kemungkinan nama itu digunakan untuk pengembangan teknologi elektrifikasi baru. Bisa jadi juga VW tak akan melahirkan kembali Beetle ke pasar, lewat pendaftaran paten.

Sebab bisa jadi salah satu cara pabrikan dalam mengamankan nama produknya, agar tidak dipakai oleh pabrikan lain. Strategi ini cukup lumrah dilakukan oleh para pabrikan di dunia, apalagi mengingat status Beetle yang ikonik dan legendaris.

Jika benar akan diproduksi, e-Beetle cocok masuk ke jajaran model keluarga ID di VW. Saat ini keluarga VW ID telah diisi dari ragam produk seperti ID.3, ID.4, ID.R untuk penggunaan di sirkuit, ID Crozz, e-Golf, ID.Buzz, ID.Vizzion, dan ID Buggy. Nah model yang terakhir ini sering dikaitkan dengan e-Bettle karena punya siluet dan lekukan bentuk bodi yang hampir mirip. Jika boleh berandai, tentu e-Beetle cocok diproduksi menggunakan platform MEB, rancang bangun khusus mobil listrik yang dirancang Volkswagen Group dan bisa diaplikasikan pada model Audi, SEAT, maupun Skoda.

Baca juga: Sepuluh Mobil Terlaris Sepanjang Semester I 2020

Lebih lanjut, VW juga tengah mengamankan paten nama untuk beberapa model lain, seperti e-Golf Classic, e-Karmann, dan e-Kubel (Safari) selain e-Beetle. Bahkan sebelumnya sempat melansir model konsep Beetle bertenaga listrik pada 2012 bernama e-Bugster Concept.

Sebagai informasi, Beetle telah melewati masa hidup sangat panjang, sejak pertama kali beredar pada 1938. Resminya dipasarkan dengan nama Volkswagen Type 1, iapun punya ragam nama julukan di berbagai negara. Awalnya, mobil ini diciptakan untuk menjadi kendaraan terjangkau rakyat Jerman, saat infrastruktur jalanan berkembang.

Kepala engineer yang bertanggung jawab dalam kelahiran Beetle adalah Ferdinand Porsche, sosok yang juga pendiri Porsche. Desain rancang bangun Beetle saat itu sampai berpengaruh besar pada pengembangan model ikonik Porsche sampai saat ini, 911.

Seiring waktu, Beetle telah bertransformasi dari sebuah kendaraan rakyat yang terjangkau, menjadi mobil hobi ikonik sebagai teman berpelesir. Tepat 10 Juli 2019 menjadi hari terakhir Beetle diproduksi oleh VW. Keluar dari lantai pabrik yang berlokasi di Puebla, Meksiko.

Sumber gambar: The Fast Lane Car



Kembali ke atas