15 November 2024, 15:47 WIB
Ditulis oleh Danang Setiaji

momobil.id – Rem merupakan salah satu komponen vital pada mobil. Jika pedal rem terasa keras ketika diinjak, hal ini tak hanya mengurangi kenyamanan mengendarai mobil. Namun juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
Pedal rem mobil yang terasa keras jangan dianggap sepele. Karena ini bisa jadi tanda bahwa ada sistem pengereman yang perlu segera diperiksa. Lalu, apa saja komponen yang perlu diperiksa ketika pedal rem mobil terasa keras?
Jika kampas rem terlalu menekan cakram atau drum rem, hal ini bis amenjadi penyebab pedal rem terasa keras dan rem tangan sulit ditarik. Tekanan berlebihan ini biasanya terjadi karena kampas sudah tipis atau pemasangannya kurang tepat. Gesekan berlebih pada kampas rem juga akan membuat rem terasa keras dan tidak responsif.
Perlu diketahui, booster rem membantu meringankan tekanan yang diperlukan untuk menginjak pedal rem sehingga terasa lebih ringan dan nyaman.
Saat booster ini rusak, terutama di bagian karet dan besi, kemampuan tersebut akan hilang sehingga pedal rem terasa keras ketika diinjak. Kerusakan pada booster bisa disebabkan kebocoran pada karet vakum atau masalah pada komponen internalnya.
Baca juga: Honda HR-V Facelift Sudah Mengaspal di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?
Fungsi wheel cylinder adalah meneruskan tekanan hidrolik dari master rem ke kampas rem sehingga membantu pengereman pada roda. Jika komponen ini bermasalah, dorongan pada kampas rem menjadi tak optimal sehingga pedal rem terasa keras.
Komponen ini juga dikenal dengan nama selang vakum rem yang berfungsi menyalurkan udara ke booster rem. Fungsinya membantu kinerja sistem rem agar lebih ringan. Jika selang ini tersumbat atau bocor, maka aliran udara ke booster akan terganggu yang dampaknya membuat pedal rem terasa keras.
Penyumbatan selang vakum rem bisa karena kotoran yang masuk atau selang sudah lama tak dibersihkan. Pemilik mobil bisa membersihkan atau mengganti selang ini agar pengoperasian booster rem kembali normal.
Adapun selain empat penyebab di atas, pedal rem juga bisa menjadi keras akibat minyal rem sudah menipis atau mengalami kebocoran sehingga menyebabkan tekanan hidrolik tak dapat disalurkan dengan baik.
Penyebab lainnya, bisa juga karena kabel rem yang terlalu tegang sehingga mengurangi fleksibilitas pada pedal rem. Ini bisa terjadi saat pengaturan kabel rem terlalu kencang atau kabelnya sudah aus.
Mobil Baru
Mobil Bekas
Tukar Tambah
Bandingkan
Test Drive
Simulasi Kredit