Melihat Manfaat Pengembangan Panel Surya untuk Mobil Listrik

Ditulis oleh : Farah Diba Agustine

11 October 2019

Melihat Manfaat Pengembangan Panel Surya untuk Mobil Listrik

momobil.id – Setelah bertahun-tahun digunakan untuk membantu menggerakkan listrik rumah dan bangunan, panel surya kini dilirik menjadi sumber pengisi bahan bakar untuk mobil listrik. Pengembangan pun mulai dilakukan beberapa tahun ini, seperti proyek panel surya yang sedang digarap oleh BPPT bersama Mitsubishi Motors dan Kyudenko.co.

Studi panel surya garapan BPPT ini merupakan studi pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT). Proyek ini berupaya memanfaatkan energi matahari guna disalurkan ke panel surya agar nantinya dapat menjadi bahan bakar mobil listrik.

Pengujian ini dilakukan pada pengisian daya cepat atau fast charging station tipe chademo yang terpasang di kantor PLN Tambolaka dengan dibekali listrik dari panel surya Pembangkit Listrik Tenaga Surya dari Bilacenge, Sumba.

Sebagai informasi, pengisian daya kendaraan listrik memiliki tiga tipe colokan yakni AC Charging, DC Charging Chademo, dan DC Charging Combo Type CCS2. Ketiga tipe ini nantinya akan disediakan PLN di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Chademo merupakan tipe yang dapat melakukan pengisian daya paling cepat alias fast charging.

Terdapat beberapa hal yang ingin diuji pada studi ini, diantaranya seberapa besar panel surya mampu memasok listrik dengan stabil, memahami energy manajement system dari Kyudenco untuk memasok listrik secara stabil pada pengisian daya cepat untuk kendaraan listrik, serta seberapa besar kemampuan mobil listrik jika diisi dengan dengan tenaga surya.

Selain pengembangan panel surya di Sumba, ada pula pengembangan panel surya lain yang pernah digarap sebelumnya oleh Hyundai dan KIA di Seoul, Korea Selatan tahun 2018. Tujuannya sama-sama untuk mengubah energi matahari menjadi listrik dan menjadi bahan bakar alternatif mobil listrik.

Jika pengembangan saat ini memanfaatkan stasiun pengisian ulang, pengembangan yang digagas oleh Hyundai dan KIA adalah dengan langsung memasukkan panel surya ke dalam atap mobil. Dengan begitu, energi matahari yang diserap dapat secara langsung disalurkan untuk bahan bakar dan jaringan mobil lainnya yang membutuhkan.

Sistem pengisian energi surya pada pengembangan ini melibatkan panel surya, controller, dan baterai. Panel surya berfungsi untuk mengubah energi menggunakan foton cahaya dari matahari, dilanjutkan dengan menciptakan pasangan electron-lubang dalam sel silikon (pada alat panel surya) hingga mengasilkan listrik bertenaga surya.

Controller bertugas untuk mengontrol arus dan tegangan sehingga listrik yang dikumpulkan di panel surya menjadi lebih efisien. Selanjutnya, listrik diubah menjadi tegangan standar dan disimpan dalam baterai.

Namun pendapat lain datang dari Marketing Director PT Sky Energy Indonesia, Ronald Sibarani yang menjelaskan bahwa pemasangan panel surya pada atap mobil dianggap belum cukup kuat untuk mobil karena panel surya sebatas infrastruktur untuk mengubah energi matahari menjadi listrik, meski mobil memiliki baterai untuk menampungnya. Sehingga disematkannya panel surya pada mobil sebatas untuk membantu menghemat bahan bakar saja.

Solar panel lebih cocok digunakan pada charging station, sama seperti pengembangan panel surya yang dilakukan di Sumba. Tetapi menurut Ronald, lebih cocok digunakan untuk jenis slow charging, karena jenis fast charging yang hanya memakan waktu dua hingga tiga jam membutuhkan voltage lebih besar.

Sumber gambar: eco-business

berita terkait lainnya

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... Read More

Kembali ke atas