Penjelasan Mengapa Sebaiknya Tak Menyalakan Lampu Hazard saat Hujan

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 28 October 2020

Penjelasan Mengapa Sebaiknya Tak Menyalakan Lampu Hazard saat Hujan

momobil.id – Pengemudi mobil wajib meningkatkan kewaspadaannya ketika menyetir saat cuaca sedang hujan, apalagi hujan deras. Saat hujan deras, beberapa pengemudi ada yang memilih menyalakan lampu hazard guna memberikan tanda bagi pengendara lain.

Namun ternyata menyalakan lampu hazard saat hujan bukanlah hal yang dianjurkan. Menurut Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi, sampai saat ini masih banyak pengemudi mobil salah kaprah dalam memanfaatkan fitur yang ada. Paling sering dengan menyalakan lampu hazard saat hujan lebat di jalan.

“Menghidupkan lampu hazard saat berkendara musim hujan itu salah, sebab tidak sesuai fungsinya. Lampu hazard disediakan sebagai penanda dalam kondisi darurat, seperti kecelakaan, mogok, dan lainnya, jadi salah fungsi bila digunakan saat musim hujan,” ujar Anjar kepada Kompas.com.

Anjar menambahkan, selama ini dalih pengendara menyalakan lampu hazard ketika hujan lebat sebagai penanda atau sinyal bagi pengendara lain. Padahal menyalakan hazard sangat berbahaya karena berpotensi membuat kecelakaan bagi pengendara lain, terutama yang berada di belakang.

Saat menghadapi hujan deras, Anjar menyarankan lebih baik pengendara menyalakan lampu besar pada mobil. Sementara bila memang jarak pandang sangat terbatas, bisa ditambah menggunakan fog lamp sekaligus melambatkan laju kendaraan.

“Lebih pasang lampu utama, kalau kurang tambah pakai fog lamp. Intinya jangan menggunakan hazard ketika berjalan, kondisi membuat pengendara lain bingung. Pemilik mobil juga harus mempelajari tiap fungsi fitur pada mobil agar bijak menggunakannya,” katanya.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu juga pernah menyampaikan bahaya menyalakan hazard saat berkendara saat hujan. Menurut Jusri, selain membuat pengendara lain bingung, sinar lampu yang selalu berkedip juga dapat menurunkan konsentrasi pengendara di belakang.

Baca juga: Ternyata Begini Awal Mulanya Fitur Intermitten Pada Wiper Mobil Ditemukan

“Jarak pandang minim saat hujan deras. Jika sampai ada yang menyalakan hazard, tentu itu bisa membuat pandangan pengendara di belakang menjadi silau hingga hilang konsentrasi,” kata Jusri.

Selain itu, dengan kondisi hazard menyala, ketika kendaraan hendak belok atau pindah jalur justru bisa mengagetkan pengguna jalan lain. Menyalakan lampu sein juga tidak berguna ketika hazard hidup, karena tidak berfungsi. Situasi ini juga jadi salah satu alasan mengapa hazard tidak boleh digunakan ketika berkendara saat hujan lebat.


Kembali ke atas