Pentingnya Mengenal Istilah Defensive Driving

Ditulis oleh : admin | 26 February 2022

Pentingnya Mengenal Istilah Defensive Driving

momobil.id – Kondisi jalanan di Indonesia tentu penuh dengan pengguna, terlebih di kota-kota besar seperti Jakarta. Berbagai tipe pengendara banyak ditemui di jalanan, terlebih banyak yang melakukan aksi ugal-ugalan dan tidak taat terhadap lalu lintas. Walaupun sudah mengemudi dengan aman, risiko kecelakaan tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenal istilah dari defensive driving.

Istilah dari defensive driving merupakan cara mengemudi yang aman dan mengutamakan keselamatan. Cara mengemudi ini mengajarkan kepada pengemudi untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika berada di jalan raya. Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan teknik mengemudi ini mengajarkan pengemudi untuk waspada dan siap dengan segala potensi kecelakaan.

“Selalu waspada dengan melihat potensi bahaya, identifikasi obyeknya dan prediksi kemungkinan apa yang akan terjadi,” ucap Sony dilansir dari Kompas.com.

Baca Juga: Belajar dari Kecelakaan Senen, Pentingnya Konsentrasi Saat Berkendara

Pengemudi harus bisa memutuskan langkah sebelum bermanuver. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh pengemudi sebelum mengambil langkah manuver adalah melihat potensi bahaya, identifikasi obyek, dan memprediksi kemungkinan yang terjadi ketika mengambil langkah tersebut. Secara umum, defensive driving menerapkan lima prinsip dasar, yaitu jaga jarak, jaga kecepatan, eye contact, dan antisipasi. Selain itu, pengemudi juga harus selalu berpikir positif, toleransi, sopan, berbagi, kontrol emosi, dan mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Secara umum, defensive driving memiliki kesamaan dengan safety driving, dimana sama-sama meminimalisir bahaya pada saat berkendara. Namun, safety driving memerlukan skill atau kemampuan berkendara yang baik dan benar. Sedangkan defensive driving lebih mengedepankan sisi proaktif, yaitu berpikir panjang, mencegah sebelum terjadi, dan melakukan antisipasi agar dapat meminimalisir bahaya. Hal ini tentunya berlawanan dari aggressive driving, dimana menjadi penyebab mayoritas angka kecelakaan di jalan raya.

mobil terkait

Rp 269.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 342.000.000

Individu

BEKASI

Rp 192.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 287.000.000

Individu

BEKASI

Rp 355.000.000

Individu

PALEMBANG

Rp 186.000.000

Individu

BEKASI


Kembali ke atas