Penasaran Mengapa Knalpot Mobil Nembak-nembak? Ternyata Ini Penyebabnya

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 30 November 2021

Penasaran Mengapa Knalpot Mobil Nembak-nembak? Ternyata Ini Penyebabnya

momobil.id – Tak hanya sepeda motor, mobil juga bisa mengalami kondisi kala tenaganya menghentak dan diikuti suara meletup atau ‘nembak-nembak’ dari bagian knalpot. Lalu, apa yang menjadi penyebab knalpot mobil sampai nembak-nembak?

Knalpot mobil yang meletup-letup memang tak membuat nyaman, dan pastinya mengganggu lingkungan sekitar karena suaranya yang bising. Mobil yang knalpotnya menembak-nembak bukan sesuatu yang normal. Pemilik mobil perlu membawa kendaraannya ke bengkel guna mengatasi masalah tersebut agar tak merembet ke bagian lain.

Menurut Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi, penyebab knalpot nembak-nembak lantaran adanya pembakaran tidak sempurna atau misfire. Perlu pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan komponen apa yang mengalami gangguan, sehingga mengakibatkan knalpot mobil meletup.

“Ada misfire seperti timing tidak tepat, kurang bahan bakar, atau kelebihan bahan bakar, coil mati sehingga BBM terbakar di knalpot. Terkait komponennya ada banyak, bisa coil yang rusak, busi, injektor, dan lainnya. Soal rekomendasi penanganannya, mudahnya segera bawa ke bengkel untuk mencari penyebab misfire,” jelas Didi seperti dilansir Kompas.com.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Toyota Avanza Generasi Terbaru, Paling Murah Rp206,2 Juta

Sedangkan Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan, Adi Saputra, menjelaskan bahwa mobil yang sudah mengadopsi teknologi Electronic Fuel Injection (EFI) jarang mengalami penyakit menembak. Hal tersebut bisa terjadi karena kondisi busi sudah tidak baik, percampuran bahan bakar tidak ideal, dan biasanya hal tersebut terjadi pada mobil dengan sistem karburator sebagai penyuplai bahan bakar.

“Sementara buat yang sudah EFI jarang knalpot menembak. Kecuali ada modifikasi pada knalpot yang menyebabkan sistem peredam gas buangnya tidak baik,” jelas Adi.

mobil terkait

Rp 206.000.000

Individu

BEKASI

Rp 247.000.000

Individu

BEKASI

Rp 345.000.000

Individu

DENPASAR

Rp 260.000.000

Individu

SEMARANG

Rp 178.000.000

Individu

DEPOK

Rp 260.000.000

Individu

TANGERANG


Kembali ke atas