Penyebab Power Steering Terasa Berat dan Cara Mencegahnya

Ditulis oleh : admin

24 Jun 2019

momobil.id - Fungsi utama power steering pada mobil yakni agar pengemudi bisa lebih ringan memutar setir dan menggerakkan roda. Ketika memutar setir mulai terasa berat, hal ini menandakan ada komponen yang bermasalah.

Power steering sendiri ada dua jenis yakni Hydraulic Power Steering (HPS) dan Electric Power Steering (EPS). Power steering bekerja dengan menggunakan cairan guna menciptakan tekanan pada roda untuk berubah arah. Secara garis besar, setidaknya ada empat penyebab yang membuat power steering terasa berat:

Rack Steer Rusak

Sebagai bagian dari rack dan pinion, bagian ini bekerja sama dengan sistem power steering. Penggunaan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan rack steer rusak atau aus.

Tekanan udara ban rendah

Beratnya power steering ketika diputar bisa saja karena tekanan udara ban yang terlalu rendah. "Tekanan udara yang rendah juga berpengaruh. Karena ban masih satu sistem dengan power steering. Kalau kurang angin, kerja power steering jadi semakin besar," ujar Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi, seperti dilansir Kompas.com.

Cairan power steering berkurang

Cairan power steering berguna untuk memberikan tekanan terhadap piston di dalam rack dan pinion. Jika cairan tersebut kurang, maka tekanan yang diberikan pada piston juga akan berkurang. Pada power steering jenis HPS, bocornya cairan power steering sering menjadi penyebab yang membuat power steering rusak. Cairan power steering letaknya di sekitar silinder reservoir, dekat salah satu ujung power steering belt. Pemilik mobil disarankan mempertahankan cairan pada tingkat atau level yang tepat. Cairan power steering biasanya berwarna merah tua, segera lakukan penggantian jika warna cairan berubah menjadi gelap. "Sementara pada EPS, bisa dibilang lebih less maintenance," kata Bambang.

Power steering belt rusak

Bagian ini turut membuat putaran setir menjadi ringan. Power steering belt memiliki fungsi yang sama seperti belt lainnya di mobil, yakni untuk memulai dan berhenti melakukan putaran. Belt ini terbuat dari karet dan cukup rentan. Jika bel tersebut kendur, bisa jadi hal ini menyebabkan power steering menjadi berat.

Perbedaan power steering HPS dan EPS

Seperti yang telah disebutkan di atas, teknologi power steering terbagi dalam dua jenis yakni HPS dan EPS. Power steering HPS boleh dibilang sebagai sistem konvensional, sedangkan EPS biasa disematkan pada model-model mobil terbaru.

Baca Juga: Perbandingan harga seken Avanza, Confero, dan Xpander

Perbedaan utama dari kedua jenis power steering ini adalah sistem pengoperasiannya. Jenis EPS menggunakan motor listrik pada sistem pengoperasiannya. Sedangkan HPS bekerja melalui pompa hidrolik yang memanfaatkan tenaga putaran mesin. Jenis EPS memiliki kelebihan less maintenance dan tidak membebani kerja mesin sehingga membantu efisiensi bahan bakar.

"Jenis HPS membutuhkan perawatan yang bisa menjadi celah kekurangannya. Setiap 40.000 km sekali, oli harus diganti, lalu pompanya juga menambah beban kerja mesin sehingga mempengaruhi efisiensi bahan bakar," jelas Technical Service Executive Coordinator ADM, Anjar Rosjadi.

Sumber gambar: Nez Motors

  • Auto Lifestyle (Display)

Cari Mobil

Baru
Bekas
2009
2019

Actions

Mobil yang disarankan

JAMBI

2016
Manual

102 juta

BANJARMASIN

2015
Otomatis

161 juta

BANJARMASIN

2017
Otomatis

465 juta

momobil.id, Situs Jual Beli Mobil Bekas Terbaik di Indonesia

Perusahaan pembiayaan otomotif dan multiguna terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance), secara resmi meluncurkan momobil.id yaitu satu-satunya used-car marketplace yang memiliki layanan terlengkap di Tanah Air. momobil.id merupakan platform jual beli mobil bekas yang mempertemukan pembeli dengan penjual mobil bekas perorangan (C2C) dan dealers (B2C). momobil.id menjadi situs jual beli mobil bekas terbaik di Indonesia... karena hanya momobil.id satu-satunya used-car marketplace atau e-commerce otomotif yang memberikan layanan pembiayaan sendiri dan terpercaya dari Adira Finance yang berkomitmen menjadi perusahaan pembiayaan terbaik dan terdepan di Indonesia. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi beli mobil bekas atau kredit mobil bekas di momobil.id.
Sebagai salah satu automotive marketplace atau situs jual beli mobil terbaik di Indonesia, momobil.id hadir untuk memberi solusi bagi penjual dan pembeli mobil bekas di Tanah Air, karena tak bisa dipungkiri bahwa pasar mobil bekas di Tanah Air masih sangat menjanjikan dan bila dikelola dengan baik akan turut berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi bangsa. Untuk itulah, Adira Finance melalui momobil.id ambil bagian dalam kontribusi tersebut, dengan membantu para penjual dalam memperluas pangsa pasar mereka secara digital (memasarkan atau menjual mobil bekas mereka ke seluruh Indonesia). Sedangkan untuk pembeli, momobil.id membantu dalam memberikan pilihan mobil bekas berkualitas, memberikan berbagai berbagai promo menarik, serta memberikan layanan pembiayaan atau kredit mobil bekas terbaik dan terpercaya dari Adira Finance.
Jadi, mo cari mobil bekas? Mo kredit mobil bekas? Atau mungkin, mo jual mobil bekas? Pilih momobil.id aja! Jual beli mobil: Mudah, aman, dan nyaman!
Read More