Perbandingan Biaya Perawatan Mobil Listrik vs Mobil Konvensional

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 12 December 2020

Perbandingan Biaya Perawatan Mobil Listrik vs Mobil Konvensional

momobil.id – Biaya perawatan mobil listrik disebut-sebut lebih murah jika dibandingkan perawatan mobil konvensional berbahan bakar minyak. Hal ini tak mengherankan, lantaran mobil listrik tak menggunakan sejumlah komponen yang biasanya ditemukan di mobil konvensional.

Pendapat bahwa biaya perawatan mobil listrik lebih murah dibanding mobil bermesin bensin turut dibenarkan oleh Managing Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur. Ia memberi perumpaan mengenai komponen apa saja yang digunakan di mobil konvensional, namun tak digunakan di mobil listrik.

“Mudahnya begini, kalau di mobil bensin itu kan dia butuh ganti oli, ganti filter oli, filter udara, tambah juga kadang ganti filter bensin. Nah di mobil listrik, itu semua tidak ada, jadi dari situ saja sudah jelas banyak berkurang biayanya,” kata Makmur kepada kumparan beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, kata Makmur, pada mobil bermesin bensin umumnya membutuhkan oli mesin sebanyak lima liter sampai tujuh liter. Harga oli mesin sendiri berkisar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per liternya. Berapa liter yang dibutuhkan, itu tergantung kebutuhan setiap model mobil. Biaya itu belum termasuk penggantian lainnya, seperti filter udara, filter oli, dan lainnya.

Baca juga: Belum Mampu Kalahkan Penjualan Mobil Konvensional, Mobil Listrik di Indonesia Baru Terjual Segini

Senada dengan Makmur, Service General Manager PT HMID, Putra Samiadji, mengatakan pada mobil listrik perawatan rutinnya dilakukan setiap interval 15 ribu kilometer atau satu tahun. Adapun, penggantian komponen yang dilakukan, hanyalah mengganti filter kabin saja.

“Itu saja sih yang rutin diganti 15 ribu kilometer, supaya kualitas udara jadi jauh lebih baik dan sehat,” terang Putra kepada kumparan beberapa waktu lalu. Selain itu, kata Putra, komponen yang diganti pada mobil listrik hanya berupa cairan pendingin untuk sistem pendinginan baterai dan motor listrik. Untuk cairan pendingin itu, penggantiannya dilakukan setelah 60 ribu kilometer.

Berikutnya ada juga penggantian pelumas khusus untuk komponen motor penggerak. Pelumas ini, lanjutnya, punya usia pakai yang sangat panjang, dengan volume penggantian yang dibutuhkan hanya satu liter saja. Lebih lanjut, Putra juga mengatakan, untuk mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric sebenarnya sudah mendapatkan gratis biaya perawatan selama lima tahun atau 75 ribu kilometer. Itu artinya, selama rentan waktu tersebut, konsumen tak perlu khawatir keluar biaya untuk perawatan rutin.


Kembali ke atas