Perbedaan Jenis Modifikasi Jok Mobil yang Perlu Kamu Ketahui

Ditulis oleh : Helen Birgitta | 6 December 2019

Perbedaan Jenis Modifikasi Jok Mobil yang Perlu Kamu Ketahui

momobil.id – Ada beragam cara yang bisa dilakukan agar kabin mobil terasa lebih nyaman. Selain menambahkan beberapa peranti dan komponen yang menunjang kenyamanan, melakukan modifikasi jok mobil juga menjadi salah satu opsinya.

Modifikasi jok mobil sebenarnya hanya untuk memberikan kenyamanan tambahan kala menghadapi kemacetan yang hampir terjadi setiap harinya. Jok yang nyaman tentu akan membantu pengemudi tak cepat merasa letih ketika harus menerobos kemacetan.

Selain memberikan kenyamanan, melakukan modifikasi jok mobil dengan kulit atau material yang pas juga akan membuat interior kabin terlihat lebih mewah dan elegan . Sebelum melakukan modifikasi, pemilik mobil perlu mengetahui bahwa ada tiga jenis jok mobil yakni paten, semi-paten, dan sarung. Apa perbedaanya? Simak ulasannya di bawah ini.

Baca Juga: Begini cara mengusir kecoak yang bersarang di kabin mobil

Jok paten

Modifikasi jok paten bisa dibilang modifikasi jok mobil yang paling banyak dipilih. Namun proses pengerjaannya terbilang paling rumit. Alasannya karena harus melalui beberapa tahap. Mulai dari tahap pelepasan jok lama lalu diganti dengan bahan pelapis yang baru. Setelah itu, akan dilakukan proses pengukuran bentuk dan busa supaya sesuai dengan pola dari jok bawaan mobil.

Meski terkesan sedikit lebih rumit, hasil modifikasi jok jenis ini terbilang presisi, rapi, dan tentunya juga lebih nyaman. Lantaran kualitasnya cukup baik, pemilik mobil biasanya harus merogoh kocek lebih dalam. Hal tersebut sesuai dengan proses pemasangan dan pembuatannya yang terbilang lebih rumit.

Semi paten

Selanjutnya ada modifikasi jok semi paten yang juga cukup diminati. Jika memilih semi paten, maka tak perlu repot-repot membongkar jok lama secara keseluruhan. Selain itu, biasanya modifikasi semi paten memakan waktu sedikit lebih cepat daripada jok paten.

Dalam modifikasi jok semi paten, lapisan jok lama tidak akan dilepas, melainkan dilapisi atau ditumpuk dengan menggunakan sarung jok yang sudah dibuat sebelumnya. Nah, agar lebih pas seperti bawaan pabrikan, biasanya jok semi paten akan dijahit di beberapa bagian pertemuan sarung tersebut. Umumnya, jahitan bisa ditemukan di bagian bawah jok. Sebagai catatan, kualitas modifikasi yang didapatkan pada semi paten tidak sebaik modifikasi jok paten. Ini berkaitan dengan proses penguatan bahan pelapis di jok yang tidak dilakukan secara sempurna.

Sarung jok

Jika dibandingkan dengan dua jenis modifikasi sebelumnya, menggunakan sarung jok boleh dibilang merupakan cara paling mudah dan murah. Berbeda dengan jok modifikasi semi paten, sarung jok hanya membutuhkan ikatan beberapa tali untuk melapisi jok bawaan pabrik. Bagi yang bujetnya terbatas, menggunakan sarung jok bisa menjadi pilihan untuk melindungi jok asli agar tidak rusak atau kotor dari tumpahan air atau makanan.

Kelemahan menggunakan sarung jok adalah penampilannya yang terkadang tidak rapi dan menggelembung karena tidak presisi. Jika pengguna berpindah posisi, maka posisi sarung jok juga bisa ikut bergeser sehingga mengurangi kenyamanan. Meski begitu, biasanya pemasangan jok sarung lebih murah jika dibandingkan dengan dua jenis sebelumnya.


Kembali ke atas