Sejarah Dibalik Penggunaan Setir Kanan dan Kiri pada Mobil

Ditulis oleh : Adrian Tirta Kusuma | 16 May 2020

Sejarah Dibalik Penggunaan Setir Kanan dan Kiri pada Mobil

momobil.id – Penggunaan letak setir mobil pada setiap negara berbeda-beda. Sebagian negara meletakkan setir di sebelah kanan, sedangkan beberapa negara lainnya meletakkan setir di sebelah kiri. Posisi menyetir ini dinamakan Left driving countries dan Right driving countries. Negara dengan standar left driving countries menggunakan lajur kiri untuk jalan kendaraan, sedangkan setir berada di sebelah kanan. Standar negara dengan right driving countries menggunakan lajur kanan untuk jalan kendaraan, serta setir mobil berada di sebelah kiri. Contoh negara dengan left driving countries yaitu Inggris, Australia, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Sedangkan negara yang memiliki standar right driving countries adalah Amerika, China, dan Mayoritas negara di Eropa. Dibalik penggunaan setir kanan dan kiri, ternyata ada sejarah yang dimulai dari zaman kerajaan dahulu.

Asal Usul Setir Kanan

Penggunaan letak setir di sebelah kanan diawali pada zaman kerajaan di Inggris. Semasa perang, Ksatria dalam Kerajaan Inggris memiliki kebiasaan menggunakan kereta perang. Berawal dari kebiasaan para Ksatria menggenggam pedang menggunakan tangan kanan, maka mereka beradu dengan musuh yang berada di sebelah kanan. Kebiasaan dari Ksatria Inggris ini memberi dampak hingga sekarang, dimana letak setir pada mobil di sebelah kanan. Sebagian besar negara yang dijajah Inggris menggunakan setir kanan, contohnya adalah negara-negara di Asia Tenggara.

Kisah Dibalik Penggunaan Setir Kiri

Sejarah penggunaan letak setir mobil kiri berbeda dengan setir kanan. Penggunaan letak setir sebelah kiri dimulai pada akhir tahun 1700an. Pada saat itu, kusir Perancis dan kusir Amerika Serikat mengangkut hasil pertanian menggunakan sado yang ditarik oleh beberapa pasang kuda. Sado tidak memiliki kursi pengemudi, sehingga kusir duduk di bagian belakang sebelah kiri kuda. Hal ini bertujuan untuk memudahkan kusir agar tangannya tetap bisa digunakan untuk mencambuk kuda. Tentunya, kusir yang duduk di sebelah kiri ingin orang lain melewati sisi sebelah kiri. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa orang lain tidak celaka ketika melewati sadonya. Oleh karena itu kebiasaan ini terbawa sampai sekarang, dimana kendaraan menggunakan setir di sisi kiri.

Baca Juga : Sejarah Tesla Motors, Merek Mobil Listrik Populer di Dunia

Sejarah Letak Kemudi di Indonesia

Seperti yang diketahui, negara jajahan Inggris menggunakan setir mobil yang letaknya di sebelah kanan. Letak setir mobil di Indonesia sejak saat itu berada di sebelah kanan karena waktu itu Belanda yang menjajah Indonesia juga menggunakan setir kanan. Setelah Belanda dikalahkan oleh Perancis, Belanda mulai mengikuti kebiasaan Perancis dengan menggunakan setir kiri. Di Indonesia sendiri, penggunaan setir kanan tetap dan tidak berubah, karena saat Belanda dikalahkan oleh Perancis, Indonesia dijajah oleh Jepang. Kebiasaan letak setir mobil ini tidak berubah karena Jepang juga menggunakan setir kanan. Oleh karena itu, letak setir di Indonesia berada pada posisi sebelah kanan sampai sekarang.



Kembali ke atas