Sejarah Mobil Listrik Nissan Tama yang Menjadi Cikal Bakal Leaf

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 2 July 2020

Sejarah Mobil Listrik Nissan Tama yang Menjadi Cikal Bakal Leaf

momobil.id – Beberapa orang barangkali baru familiar dengan mobil listrik belakangan ini. Namun sebenarnya pengembangan mobil listrik sudah dimulai sejak tujuh dekade lalu. Nissan memiliki sejarah dalam hal pengembangan electric vehicle sebelum dikenal sebagai pengembang mobil listrik Nissan Leaf.

Sejarah mobil listrik yang dikembangkan Nissan dimulai sekitar tahun 1947, dua tahun usai Perang Dunia II. Jepang yang mengalami kelangkaan minyak bumi, barang kebutuhan dan makanan sehari-hari, malah justru surplus di stok persediaan tenaga listrik. Pasalnya, seperti dilansir drivenhype, peralatan listrik rumah tangga dan penggunaan massal listrik saat itu masih minim dan cadangan tenaga listrik cukup berlebih.

Melihat sumber energi listrik bakal mubazir tak terpakai, lantas hal ini menggerakkan para teknisi otomotif saat itu memanfaatkan situasi tersebut dengan menyalurkan kreativitas dan membuat kendaraan listrik pertama dari Nissan.

Proyek ini berupa sebuah prototipe kendaraan listrik 2-seater dengan kapasitas maksimum 500kg. Prototipe ini dipasang mesin berdaya 4,5 hp dan desain bodi unik. Model ini oleh pihak Nissan dinamakan ‘TAMA’. Nama tersebut dipilih berdasarkan nama lokasi pabrik tersebut berada.

Adalah perusahaan berlabel Tokyo Electro Automobile Co. yang awal membuat versi perdana Tama. Dalam perkembangannya, perusahaan ini kemudian berganti nama menjadi Prince Motor Ltd, yang akhirnya bergabung dengan Nissan. Tama memiliki kode model E4S-47 I, di mana kode E untuk ‘electric’, 4S bermakna sedan 4 penumpang, dan 47 merupakan tahun produksinya.

Untuk sebuah kendaraan listrik di jamannya, kehadiran Nissan Tama menyodorkan inovasi kreatif dari ide yang ditawarkan. Salah satu contohnya, ruang penyimpanan baterai yang diposisikan di bagian bawah dek kabin Tama. Kompartemen baterai ini mempermudah akses keluar-masuk baterai dan saat proses pengecasan.

Selama uji coba mobil listrik pertama yang diadakan Menteri Perdagangan dan Industri Jepang pada Maret 1948, Tama sukses menempati posisi teratas untuk performanya tersebut. Hasil uji coba menunjukkan, Tama mampu meraih kecepatan 35 kpj dengan jarak tempuh terjauh sampai 96,3 km.

Tama menggunakan baterai berspesifikasi Lead Acid 40V berkapasitas 162 Ah untuk menggerakkan motor listrik 36 Volt. Motor listrik ini mampu menyemburkan daya hingga 4,5 dk. Menurut klaim Nissan saat itu, dengan sekali pengisian baterai hingga penuh, Tama diklaim mampu menempuh jarak hingga 65 km.

Selain diproduksi untuk kendaraan penumpang, Tama juga dibikin versi pickup-nya bermesin bensin. Pada foto di artikel ini, merupakan Tama hasil restorasi yang dikembalikan ke orisinal saat awal muncul. Karena efisiensi tinggi yang dihasilkannya, Nissan Tama ini juga pernah dijadikan unit taksi sekitar tahun 1951.

Sekarang, unit restorasi ini bisa ditemui di deretan mobil koleksi Nissan Heritage Collection di Jepang. Nissan Tama merupakan ‘ruh’nya atas kehadiran model Nissan Leaf yang menjadi ikon keberhasilan Nissan di dunia kendaraan elektrifikasi. Para teknisi membuktikan semangat mereka menghadapi tantangan dengan penuh keberanian untuk membangun kendaraan baru dengan menggunakan sumber daya terbatas, merangkum DNA Nissan yang penuh berani dan disruptif.


Kembali ke atas