Setelah XC40, Volvo Perkenalkan Crossover Listrik Mungil XC20

Ditulis oleh : Danang Setiaji | 6 October 2020

Setelah XC40, Volvo Perkenalkan Crossover Listrik Mungil XC20

momobil.id – Usai memutuskan akan mulai memproduksi crossover listrik XC40, Volvo kini mengumumkan akan ikut memperkenalkan versi mungilnya yang bernama XC20.

Seperti dilansir Detik.com yang mengutip Carscoops, kabar ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi pecinta mobil listrik. Pasalnya, harga yang relatif lebih murah mungkin saja terwujud. Otomatis pilihan untuk bisa memiliki mobil listrik bisa masuk dalam list belanja pecinta otomotif.

Namun yang menjadi catatan, Volvo XC20 akan dibangun di atas platform milik Geely Sustainable Experience Architecture (SEA) seperti yang disampaikan CEO Volvo Hakan Samuelsson.

“Kami akan menggunakan platform itu untuk bisa melahirkan mobil yang lebih kecil. Saya rasa ini sangat cerdas untuk bisa berbagi platform, untuk bisa melahirkan mobil yang lebih mungil, lebih murah dan kompetitif,” ujar Hakan di Beijing Auto Show.

Dengan pengumuman tersebut, Hakan memastikan mobil ini akan dikembangkan di Tiongkok dengan pemasok part dari Tiongkok. Meski demikian Volvo XC20 akan berbeda jika dibandingkan saudara kandungnya Volvo XC40, terutama pada ground clearance dan kemampuan saat diajak berpetualang offroad.

Sayangnya tidak ada kejelasan kapan mobil ini akan benar-benar diperkenalkan. Namun pilihan ini akan menjadi menarik untuk ditunggu pecinta otomotif dunia termasuk Indonesia.

Baca juga: Perbedaan Karakter Berkendara Aggressive dan Defensive Driving

Adapun beberapa bulan yang lalu, Volvo mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap 2.183.701 mobil mereka secara global akibat ditemukannya kendala pada fitur keselamatan sabuk pengaman. Beberapa mobil yang terdampak recall ini antara lain model Volvo S60, V60, XC60, V70, XC70, dan S80 yang diproduksi periode 2006 dan 2019.

Seperti dilansir Antara, masalah itu itu terjadi pada kabel baja sabuk pengaman kursi depan sudah tidak efektif menahan beban karena faktor usia atau masa pakai yang sudah habis. Kabel baja tersebut akan kelelahan karena usia pemakaian kendaraan maupun perilaku pengguna sabuk pengaman.

Kondisi tersebut, pada akhirnya akan mempengaruhi fungsi tali baja sebagai penahan sabuk pengaman. Perusahaan asal Swedia itu mengatakan belum menerima laporan cedera atau kecelakaan terkait masalah tersebut. Melalui recall ini, Volvo mengatakan akan memberikan komponen baru sebagai pengganti kabel yang rusak.

Sumber gambar: Carscoops


Kembali ke atas